Desain Prototype Sel Surya Terkonsentrasi Menggunakan Lensa Fresnel

Aulia Syahbanna Anhar, Ira Devi Sara, Ramdhan Halid Siregar

Sari


Abstrak— Matahari merupakan sumber energi terbarukan yang memeiliki potensi yang sangat besar sebagai pengganti energi fosil yang selama ini terus berkurang. Letak geografis indonesia yang dilalui garis khatulisiwa menyebabkan indonesia memiliki sumber energi yang berlimpah, serta memiliki kondisi cuaca cerah pertahun dan lama penyinaran yang tinggi, sehingga mampu dijadikan sebagai energi alternatif pembangkit. Untuk itu dilakukan pengembangan dalam meningkatkan efisiensi energi terbarukan salah satunya adalah sel surya dengan menggunakan lensa fresnel sebagai konsentrasi energi cahaya matahari untuk meningkatkan daya keluaran sel surya. Lensa fresnel diletakan diatas sel surya pada rasio jarak fokus 0,6f (20.4cm) sejajar sumbu utama dari lensa, sehingga bias cahaya yang dihasilkan oleh lensa akan tepat jatuh ke bagian sel surya. Radiasi cahaya dapat ditingkatkan mengguanakan lensa fresnel hingga 2,17 dioptri dari cahaya sebelumnya dengan menggunakan lensa akan mempengaruhi besarnya daya keluaran dari sel surya, sehingga daya keluaran setelah menggunakan lensa sebesar 0,5776 mW dengan tegangan 0,76 V dan arus 0,76 mA. Perbandingan luas sel surya dengan luas lensa fresnel 1:8,48 dan peningkatan daya keluaran sebesar 69,82%.


Kata Kunci—Efesiensi Energi, Lensa Fresnel, Konsentrasi
Energi, Sel Surya, Peningkatan Daya.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.