Jalan Panjang Menuju Rekonsiliasi

Muhammad Heikal Daudy

Abstract


ABSTRAK. Konflik yang telah berlangsung lama di Aceh harus diselesaikan. Sejumlah era belum sepenuhnya berhasil menuntaskan berbagai pelanggaran hak asasi manusia yang telah terjadi. Artikel ini ingin menawarkan langkah rekonsiliasi dalam rangka pencapaian perdamaian abadi di Aceh. Titik sentral yang harus diperjuangkan adalah misi pengusutan pelanggaran hak asasi manusia yang tidak boleh menyusut. Seluruh komponen bangsa ini memerlukan suatu proses penyembuhan. Hal ini hanya akan terjadi jika penyakit itu diketahui, didiagnosis, dan diobati. Tujuan proses ini intinya membawa pelaku mengakui kesalahan sejarahnya.

 

Long Road to Reconciliation

 

ABSTRACT. Long-running conflict in Aceh must be completed. Some era has not fully succeeded in completing a wide range of human rights violations that have occurred. This article would like to offer reconciliation measures in order to achieve lasting peace in Aceh. The central point that must be fought is the mission investigating human rights violations should not be shrunk. All components of this nation requires a process of healing. This will only occur if the disease is known, diagnosed, and treated. The purpose of this process is essentially bringing the perpetrators acknowledge historical wrongs.


Keywords


rekonsiliasi; penyelesaian kasus aceh; reconciliation; aceh case settlement.

Full Text:

PDF

References


Iskandar A. Gani, 2007, Pendekatan Yudisial Penyelesaian Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Aceh, Unsyiah Press, Banda Aceh.

Zalaquett, 1989, State Crime: Punishment or Pardon, The Aspen Institute, Washington DC, USA.

Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia.

Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2004 tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi.

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Qanun Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Aceh.

Putusan MK No. Perkara 006/PUU-IV/2006 Tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Terhadap UUD 1945.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




KANUN : Jurnal Ilmu Hukum

 

ISSN (Print): 0854 – 5499

ISSN (Online): 2527 – 8428

 

Published by: 

Redaksi Kanun: Jurnal Ilmu Hukum

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala

Jl. Putroe Phang No. 1, Darussalam, Banda Aceh 23111

Telp. (0651) 7552295; Faks. (0651) 7552295

E-mail: kanun.jih@unsyiah.ac.id

Website: http://jurnal.unsyiah.ac.id/kanun

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.