Pertanggungjawaban Maskapai dan Perusahaan Asuransi terhadap Kematian Penumpang Akibat Kecelakaan Pesawat Terbang

Stefani Kamajaya, Fernando Sirait, Klara Sihombing, Karenita Situmorang

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggung jawab maskapai penerbangan dan perusahaan atas kematian penumpang akibat kecelakaan penumpang. Yang disebabkan bukan kesalahan maskapai. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui upaya hukum yang bagaimana dapat dilakukan oleh masyarakat ketika mengalami hal terse-but. Metode penelitian mengunakan deskriptif yuridis, yaitu dengan mendeskripskan aturan perundang-undangan mengenai pertanggungjawaban. Sumber yang digunakan adalah bahan hukum primer dan sekunder. Hasil analisa menunjukkan bahwa maskapai tidak bertanggung jawab membayar ganti kerugian atas kematian penumpang sepanjang maskapai dapat membuktikan kecelakaan tersebut bukan kesalahan maskapai. Asuransi Jasa Raharja bertanggung jawab untuk membayar santunan kepada ahli waris penum-pang yang meninggal karena kecelakaan pesawat baik karena kesalahan maskapai maupun bukan kesalahan maskapai sepanjang sesuai dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1965, asuransi jasa raharja wajib membayar ganti rugi berdasarkan PMK 15 Tahun 2017 karena setiap penumpang sudah membayarkan premi asuransi pada saat membeli karcis/tiket pesawat udara.

 

Liability of Airlines and Insurance Companies Against Passenger Death Because of Flight Accident

 

This study aims to determine the responsibilities of airlines and companies for passenger deaths due to accidents that not caused by airline’s fault, and to determine the legal remedies that can be done by the public when experiencing it. The research method uses descriptive juridical that is by describing the rules of law regarding accountability. Primary and secondary legal data sources is used. The analysis shows that the airline is not responsible for paying compensation for the death of the passenger as long as the airline can prove the accident was not the fault of the airline. Jasa Raharja insurance is responsible for paying compensation to the heirs of passengers who died in a plane crash either because airline fault or not as long as in accordance with Government Regulation No. 17/1965, Jasa Raharja insurance company is required to pay compensation based on PMK 15/2017 because every passenger has paid insurance premium when buying a ticket.


Keywords


asuransi; kecelakaan; maskapai; penumpang; insurance; accident; airlines; passenger.

Full Text:

PDF

References


Buku-buku

Jehani, N. P., dkk. (2008). 50 Contoh Perjanjian (Kontrak). Jakarta: Forum Sahabat.

Martono, H.K. (2007). Kamus Hukum dan Regulasi Penerbangan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Martono, H.K & Pramono, A. (2013). Hukum Udara Perdata Internasional dan Nasional. Jakarta: Penerbit Rajawali Persada.

Martono, H. K & Sudiro, A. (2010). Hukum Angkutan Udara Berdasarkan UU RI No. 1 Tahun 2009. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Mulhadi. (2017). Dasar-Dasar Hukum Asuransi. Depok: PT. RajaGrafindo Persada.

Artikel Jurnal

Fauzi, H, Purba, H, Leviza, J, & Yefrizawati. (2016). Tanggung Jawab Perusahaan Penerbangan Terhadap Kerugian Barang Bagasi Tercatat Penumpang Pada Penerbangan Domestik (Studi Pada PT.Garuda Indonesia Airlines Medan). USU Law Journal. 4(2): 142-152.

Hakim, L & Rahayu, S.W. (2017). Perlindungan dan Tanggung Jawab Perusahaan Penerbangan Domestik PT. LAI Kepada Konsumen Selaku Penumpangnya. Kanun Jurnal Ilmu Hukum. 19(3): 445-461.

Musa, A.Y.N.C & Hassan, K.H. (2010). Tanggung Jawab Pengangkut Udara terhadap Penumpang. Mimbar Hukum. 22(2): 234-251.

Pasaribu, M. (2016). Perlindungan Hukum terhadap Penumpang dan Barang Milik Penumpang dalam Jasa Pengangkutan Udara. Jurnal Mercatoria. 9(1): 35-53.

Puspandari, R. (2017) Tanggung Jawab Perusahaan Jasa Penerbangan terhadap Kecelakaan Pada Penumpang Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Privat Law. 5(1): 62-72.

Sabrie, H.Y. (2011). Pembayaran Klaim Asuransi Jiwa Akibat Tertanggung Bunuh Diri (PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia). Yuridika. 26(1): 31-51.

Setyawan, G.I, Kurniawan & Suhartana L.W.P. (2019). Perlindungan Hukum terhadap Hak Konsumen Penumpang Pesawat Udara dalam Pembelian Premi Asuransi Melalui Situs Traveloka. Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan. 7(1): 159-169.

Sinilele, A. (2016). Perlindungan Hukum terhadap Penumpang Pada Transportasi Udara Niaga Pada Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Al-Daulah Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan. 5(2): 191-212.

Peraturan Perundang-undangan

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD).

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1992 tentang Penerbangan.

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penum-pang.

Peraturan Menteri Nomor 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 93 Tahun 2016.

Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2001 tentang Keamanan Dan Keselamatan Penerbangan.

Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1965 tentang Ketentuan.

Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1995 tentang Angkutan Udara.

Keputusan Menteri Keuangan RI nomor:KEP.37/PMK.010/2008 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum Di Darat, di Laut dan Di Udara.




DOI: https://doi.org/10.24815/kanun.v22i2.16067

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




KANUN : Jurnal Ilmu Hukum

 

ISSN (Print): 0854 – 5499

ISSN (Online): 2527 – 8428

 

Published by: 

Redaksi Kanun: Jurnal Ilmu Hukum

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala

Jl. Putroe Phang No. 1, Darussalam, Banda Aceh 23111

Telp. (0651) 7552295; Faks. (0651) 7552295

E-mail: kanun.jih@unsyiah.ac.id

Website: http://jurnal.unsyiah.ac.id/kanun

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.