Kualitas dan distribusi spasial karakteristik fisika-kimia Sungai Siak di Kota Pekanbaru

Luri Anita Vanri, Adriman Adriman, Muhammad Fauzi

Abstract


Siak River is one of the biggest rivers and the deepest in Riau Province in Indonesia with its 20-30 depth and depth 370 kilometers. The Siak River used for bathing, washing, dumping industrial palm oil, plantation, domestic waste, and port so it has an impact on water quality changing. This study analyzed the water quality and distribution spatial physical and chemical parameters the river around in Pekanbaru city, using Principal Component Analysis (PCA), this study used laboratory in situ and ex situ water quality measurement instruments. Water sampling each station done three times in two weeks during October to November 2019. The results obtained from this study shows the water quality of these 6 stations in the category of bad and the water quality from headwaters to downstream river influenced by organic parameter as a dominant pollutant. The correlation of water quality characteristic was 74.4% main factor 1 (F1) 47.4% and main factor 2 (F2) 26.7% with main characteristics fecal coliform, phosphate, and nitrate. Grouping these characteristics through a dendrogram showed three levels of relationship based on the characteristic parameter. The first group stands for station 1,2, and 4 have higher brightness and Dissolved oxygen (DO) parameters than other stations. The second group stands for stations 3 and 5 that have relatively high in parameter phosphate and nitrate. The third group is station 6 (river estuary) which results in shows high of fecal coliform proportional to pollution. The study can be concluded that three groups heavily contaminated. Each group has different parameters that show influence upland and waters activities.

Keywords: Distribution of spatial, The quality of water, Siak River, Physical and Chemical Parameters, PCA 

ABSTRAK

Sungai Siak merupakan salah satu sungai terbesar di Provinsi Riau dan terdalam di Indonesia, dengan kedalaman sekitar 20-30 meter dan panjang 300 kilometer. Sungai siak masih dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana Mandi Cuci Kakus (MCK), tempat buangan limbah industri kelapa sawit, perkebunan, rumah tangga dan pelabuhan, sehingga berdampak pada perubahan kualitas perairan. Penelitian dilakukan untuk menganalisa kualitas dan distribusi spasial karateristik fisik-kimia perairan Sungai Siak di sekitar Kota Pekanbaru, dengan menggunakan Principal Component Analysis (PCA). Kajian menggunakan instrument pengukuran kualitas air in situ dan ex situ di laboratorium. Pengambilan sampel air pada masing-masing stasiun dilakukan sebanyak tiga kali setiap dua minggu selama bulan Oktober hingga November 2019. Hasil yang diperoleh dari kajian ini adalah kualitas air di keenam stasiun masuk dalam katagori buruk dan mengalami penurunan kualitas dari hulu ke hilir yang disebabkan bahan organik. Korelasi karakteristik kualitas air sebesar 74,3%, faktor utama 1 (F1)  47,4% dan faktor utama 2 (F2) 26,7% dengan penciri utama fecal coliform, fosfat dan nitrat. Pengelompokan stasiun pada dendogram klarifikasi hierarki menunjukkan adanya tiga tingkat hubungan kekerabatan berdasarkan parameter pencirinya. Kelompok satu terdiri dari stasiun 1, 2 dan 4 memiliki hasil relatif tinggi pada parameter kecerahan dan oksigen terlarut (DO) dibandingkan dengan stasiun lainnya. Kelompok dua terdiri dari stasiun 3 dan 5 memiliki hasil relatif tinggi pada paramter nitrat dan fosfat dibandingkan dengan stasiun lainnya. Kelompok tiga adalah stasiun 6 (muara sungai sail) dengan parameter fecal coliform relatif tinggi yang berbanding lurus dengan tingkat pencemarannya. Berdasarkan hasil kajian dapat disimpulkan bahwa tiga kelompok sama-sama tercemar berat, namun masing-masing kelompok memiliki perbedaan parameter pencirinya yang memperlihatkan pengaruh berbagai aktifitas di darat maupun di perairan itu sendiri.

Kata kunciDistribusi spasial, Kualitas air, Sungai Siak, Parameter fisika dan kimia, PCA


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.13170/depik.9.2.16578

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



.....................................................................................................................................................................................................................................

This work  is licensed under a Creative Commons Attribution - 4.0 International Public License (CC BY - 4.0).

Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan is accredited by Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Republic of Indonesia starts from Volume 7 Number 3, 2018 based on decree letter (SK) No. 30 / E / KPT / 2019, November 11, 2019 (Sinta  2 Grade)