Pengaruh suhu terhadap perkembangan embrio ikan Cupang Betta splendens

Mustaqim Mustaqim, Kartini Eriani, Erlangga Erlangga, Rachmawati Rusyidi

Abstract


AbstractTemperurate is one of the important parameter in the embryo development of fish; However, to date no information this effect on the Betta splendens. Hence, this study aims to determine the effect of temperature on egg hatchability and survival of betta fish larvae. Samples of betta fish used in this study are similar in size and from the same type of broodstock. A completely randomized design used with four treatments and three replications. The parameters observed were the process of egg development, fertilization rate, hatching rate, hatching duration, survival rate, and water quality (pH, DO, temperature). The results showed that the relation between temperature and fertilization rate was not significantly different, whereas the calculated F value (0.23) ˂ F table 0.05 (4.07). The relation between temperature and hatching rate has a very significant effect, F value (18.91) ˃ F table 0.05 (4.07). The relation of temperature to hatching time showed the same difference, and the relation of temperature to survival of betta fish (Betta spelendes) larvae is significant with F ¬ values (39.98)> F table 0.05 (4.07). Water quality parameters during the study were pH 7 - 7.5, DO 5.0 - 7.7 ppm and temperature at 27 - 29 oC.

KeywordsBetta fish eggs, temperature, embryogenesis

 

Abstrak.  Suhu adalah salah satu faktor menentukak proses perkembangan embrio pada ikan, namun pengaruh ini belum pernah diamati pada ikan cupang Betta splendens. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap perkembangan embrio, daya tetas telur dan kelangsungan hidup larva ikan cupang. Induk ikan cupang yang digunakan memiliki ukuran yang sama dan dari induk jenis yang sama. Adapun rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah rancangan acak non factorialdengan 4 perlakuan 3 kali ulangan. Parameter yang diamati adalah proses perkembangan telur, tingkat pembuahan telur, tingkat penetasan telur, lama penetasan telur, tingkat kelangsungan hidup dan kualitas air pH, DO, suhu ruangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan suhu terhadap tingkat pembuahan telur tidak berbedanyata, dimana nilai F hitung (0,23) ˂ F tabel 0,05 (4,07). Hubungan suhu terhadap tingkat penetasan telur berpengaruh sangat berbedanyata, dimana nilai F hitung (18,91) ˃ F tabel 0,05 (4,07). Hubungan suhu terhadap lama penetasan menunjukkan berbeda sama, dan hubungan suhu terhadap kelangsungan hidup berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup larva ikan cupang (Betta spelendes) dengan nilai F hitung (39,98) > F tabel 0,05 (4,07). Parameter kualitas air selama penelitian rata-rata pH 7 – 7,5, DO 5,0 – 7,7 ppm dan suhu ruangan 27 – 29 oC.

Kata kunciTelur ikan cupang, suhu, embriogenesis


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.13170/depik.8.3.13916

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



.....................................................................................................................................................................................................................................

This work  is licensed under a Creative Commons Attribution - 4.0 International Public License (CC BY - 4.0).

Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan is accredited by Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Republic of Indonesia starts from Volume 7 Number 3, 2018 based on decree letter (SK) No. 30 / E / KPT / 2019, November 11, 2019 (Sinta  2 Grade)