Pemanfaatan Limbah Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) Amoniasi sebagai Pengganti Sebagian Pakan Basal terhadap Kualitas Semen Segar Domba Ekor Tipis

Cut Intan Novita, Cici Helviza, Asril Asril

Abstract


ABSTRAK. Suatu penelitian tentang kualitas semen segar domba ekor tipis yang diberikan limbah sereh wangi (Cymbopogon nardus) amoniasi sebagai pengganti sebagian pakan basal, dilakukan dengan metode Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan A adalah tanpa pemberian limbah sereh wangi amoniasi (kontrol), perlakuan B pemberian limbah sereh wangi amoniasi (10%), perlakuan C pemberian limbah sereh wangi amoniasi (20%), perlakuan D pemberian limbah sereh wangi amoniasi (30%). Parameter yang diamati secara makroskopis yaitu volume, warna, bau, konsistensi dan pH. Sedangkan parameter yang diamati dengan mikroskopis yaitu konsentrasi, motilitas individu, dan motilitas massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah sereh wangi amoniasi 10%-30% tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap pengujian kualitas semen segar baik secara makroskopis dan mikroskopis. Pemberian limbah sereh wangi amoniasi sebagai pengganti sebagian hijauan pakan sampai taraf 30% pada domba ekor tipis jantan tidak berpengaruh negatif terhadap kualitas dari semen domba ekor tipis baik pada pengujian makroskopis maupun mikroskopis.

 

(The utilization of ammoniated lemongrass waste (Cymbopogon nardus) as a partial replacement of basal feed on the quality of fresh semen of Javanese thin tailed sheep)

ABSTRACT. A study on the quality of fresh semen of Javanese thin tailed sheep with ammoniated the waste of lemongrass (Cymbopogon nardus) as a partial replacement for basal feed, was carried out by the Latin Square Design (LSD) experimental method with 4 treatments and 4 replications. Treatment A was without ammoniated (control) lemongrass waste, treatment B was ammoniated lemongrass waste (10%), treatment C was ammoniated lemongrass waste (20%), treatment D was ammoniated lemongrass waste (30%). The parameters observed macroscopically are volume, color, odor, and consistency. While the parameters observed microscopically are concentration, individual motility, and mass motility. The results showed that the administration of 10% - 30% ammoniated lemongrass waste had no significant effect (P> 0.05) on testing the quality of fresh semen both macroscopically and microscopically. The feeding of ammoniated lemongrass waste as a partial replacement of basal feed up to 30% in male rams did not have a negative effect on the quality of semen of thin sheep in both macroscopic and microscopic testing.

Keywords


domba ekor tipis; limbah sereh wangi; amoniasi; kualitas semen segar; Javanese thin-tailed sheep; lemongrass waste; ammoniation; quality of fresh semen

Full Text:

PDF

References


Almeida, R.B.A,, Akisue, G., Cardoso, L.M.L., Junqueira, J.C., Jorge, A.O.C., Antimicrobial activity of the essential oil cymbopogon citratus (DC) stapf. On staphylococcus spp., streptococcus mutans and candida spp, vol.15. Brazil: Sao Paulo State University; 2013: p. 1-12.

Arifiantini, I.R., Yusuf, T.L., dan Graha, N. 2005. Longivitas dan ecoveryrrate pasca thawing semen beku sapi Friesian Holstein menggunakan bahan pengencer yang berbeda. Buletin Peternakan. 29(2): 53-61.

Ax, R.L., Dally, M.R., Didion, B.A., Lenz, R.W., Love, C.C., Varner, D.D., Hafez, B., and Bellin, M.E., 2008. Artificial Insemination. In: Reproduction In Farm Animals. E.S.E Hafez and B. Hafez. (Edit). ed. Blackwell Publishing. Australia: 365-375.

Bearden, H.J., Fuquay, J.W., and Williams, S.T., 2004. Applied Animal Reproduction. 6th edn. Prentice-Hall, Inc. United States of America.

Badan Standardisasi Nasional. 2017. Semen Beku-Bagian 1: Sapi. BSN. Jakarta

Dethan., Agung, A., Kustono, Hartadi, H., 2010. Kualitas dan kuantitas sperma kambing bligon jantan yang diberikan pakan rumput gajah dengan suplementasi tepung darah. Buletin Peternakan. 34(3):145-153.

Evans and Maxwell. 1987. Membran Structure and Function. IRL Press. Oxford University. Oxford : 11-28.

Erpomen, dan Rita Herawati. 2015. Substitusi rumput dengan limbah serai wangi amoniasi terhadap kecernaan secara in-vitro. Laporan penelitian dana DIPA UNAND. Padang

Feradis, 2010. Bioteknologi Reproduksi pada Ternak. Alfabeta. Bandung. 18,53,74- 75,84-85

Garner D.L., and Hafez, E.S.E., 2000. Spermatozoa and Seminal Plasma. In : Hafez B, Hafez ESE. Reproduction in Farm Animals 7th Edition. Philadelphia (US) : Lea and Febiger. Pp 96-109.

Hafez, E.S.E., 2000. Reproduction in Farm Animals. 6th ed. Lea & Fibiger, Philadelphia

Herdis., Toelihere, MR., Supriatna, I., Purwantara, B,. Adikara, R.T.S., 2005. Optimalisasi waktu ekuilibrasi dan metode pencairan kembali pada proses pembekuan semen domba Garut (Ovis aries). J. Prod. Ternak. 7: 81-88.

Hadi., Affandi., Franciscus., dan Gunawan., 2018. Upaya pigmentasi melalui pakan. Buletin Service. Diterbitkan oleh Divisi Agro Feed Business Charoen Pokphand Indonesia. No 97 Tahun IX

Heriyanta, E., Nur Ihsan, M., Isnaini, N., 2013. Pengaruh umur kambing peranakan etawah (PE) terhadap kualitas semen segar. Jurnal Ternak Tropika. 14(2): 1-5.

Hernaman, I., Hidajat, K., Budiman, A., Nurachma, S., 2014. Performa reproduksi domba jantan dengan ransum berbasis limbah perkebunan singkong yang disuplementasi Seng (Zn) dan Kobalt (Co). Jurnal Peternakan Indonesia. 16(3):153-156.

Hidayati, N., dan Sulistyawati, D., 2015. Pengaruh variasi konsentrasi seduhan teh hitam selama tiga hari perendaman terhadap perubahan kadar kolesterol telur asin olahan. Jurnal Teknologi Kimia, Industri dan Informasi. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Setia Budi, Surakarta.

Ismaya., 2014. Bioteknologi Inseminasi Buatan pada Sapi dan Kerbau (Biotechnology of Artificial Insemination on Cattle and Buffalo). Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Iswanto., Suyadi., dan Rachmawati., 2010. Pengaruh Konsentrasi α-Tocopherol yang Berbeda dalam Pengencer Tris Aminomethane Kuning Telur terhadap Kualitas Semen Kambing Boer yang Disimpan pada Suhu 50ºC. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Malang.

Kartadisastra, H.R., 1997. Penyediaan dan Pengelolaan Pakan Ternak Ruminansia. Kanisius. Yogyakarta.

Kartasudjana, R., 2001. Teknik Inseminasi Buatan Pada Ternak. Jakarta. Departemen Pendidikan Nasional.

Kusumawati, E.D., Leondro, H., Malang, F.P.U.K., 2011. Kualitas semen segar sapi pejantan pada penyimpanan dan lama simpan yang berbeda. Jurnal Veteriner. 15(1): 433-439.

Kusumawati, E.D., Leondro, H., Krisnaningsih, A.T.N., Susilawati, T., Isnaini, N., Widhad, R., 2016 . Pengaruh suhu dan lama simpan semen segar terhadap motilitas dan abnormalitas spermatozoa kambing peranakan etawa (PE). Seminar Nasional Hasil Penelitian. Hal:199- 208.

Kusumawati, E.D., Krisnaningsih, A.T.N., dan Lele, Y.U. 2017. Motilitas dan viabilitas spermatozoa semen sexing menggunakan metode sedimentasi putih telur dengan pengencer yang berbeda. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian. Universitas Kanjuruhan Malang. 5(1): 171-177.

Mayasari, Y.R., 2005. Efek pemberian kedelai (Soya max) terhadap jumlah sperma tikus putih (Rattus norvegicus) yang diasapi rokok putih. Jurnal Kedokteran YARSI. 13(3): 273-280.

Mayes P.A., 1993. Metabolissm of Unsaturated Fatty Acids and Ecicosanoids in Biochemistry Harpers. 20th ed. Prentice- Hall International Inc.pp. 236--238

Melita,.D., Dasrul., Adam, M., 2014. Pengaruh umur pejantan dan frekuensi ejakulasi terhadap kualitas spermatozoa sapi Aceh. Jurnal Medika Veterinaria. 8(1):15-19

National Research Council., 2006. Nutrient Requirement of Small Ruminant. National Academy Press, Washington D. C.

Nurcholis, R.I. Arifiantini., Yamin. M., 2015. Pengaruh pemberian limbah tauge dan suplementasi Omega-3 terhadap produksi spermatozoa domba garut. Agricola. 5(2):133-142.

Pamungkas, F.A., Mahmilia, F., Elieser, S., 2008. Perbandingan karakteristik semen kambing boer dengan kacang. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Loka Penelitian Kambing Potong, Galang.

Retnani, Y.W., Widiarti, Amiroh, I., Herawati, L., Satoto, K.B., 2009. Daya simpan dan palatabilitas wafer ransum komplit pucuk dan ampas tebu untuk sapi pedet. Media Peternakan. 32(2):130-136.

Rizal, M., Herdis, Nasrullah., Riyadhi, M., Sangadji, Insun., Yulnawati., 2015. Kriopreservasi semen domba garut dengan pengencer tris yang disuplementasi ethylene diamine tetraacetic acid. Jurnal Veteriner. 16(2): 252-260.

Sakdaronnarong, C.K., Onsrithong, N., Suwangkrua, R., Jonglertjunya, W., 2012. Improving enzymatic saccharification of sugarcane bagasse by biological/physico-chemical pretreatment using Trametes versicolor and Bacillus sp. BioResources. 7(3): 3935-3947

Salisbury, G.W., dan Vandemark, N.L., 1985. Fisiologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan pada Sapi. Diterjemahkan Oleh Djanuar N. Yogyakarta (ID) : UGM Press.

Sekosi, P.P.P., Kusumawati, E.D., Krisnaningsih, A.T.N., 2016. Motilitas dan viabilitas semen segar kambing peranakan etawa (PE) dengan menggunakan pengencer cauda epididymal plasma (CEP-2) pada lama dan suhu simpan yang berbeda. Jurnal Sains Peternakan. 4(1): 34-49.

Siregar, S.B., 1995. Ransum Ternak Ruminansia. Penebar Swadaya, Jakarta

Steel, R.G.D., and Torrie, J.H., 2004. Principles and Procedures of Statistics. McGraw-Hill Book Company, New York.

Sujoko., Heri., Setiadi., Boediono., 2009. Seleksi spermatozoa domba garut dengan metode sentrifugasi gradien densitas percoll. Jurnal Veteriner. 10(3): 125-132.

Sukamto., Djazuli., 2011. Limbah sereh wangi potensial sebagai pakan ternak. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 33(6).

Susilawati., 2011. Spermatology. UB Press. Universitas Brawijaya. Malang.

Susilawati., 2013. Pedoman Inseminasi Buatan Pada Ternak. UB Press. Universitas Brawijaya.

Toelihere, M.R., 1985. Fisiologi Reproduksi pada Ternak. Angkasa. Bandung.

Toelihere., 1993. Fisiologi Reproduksi Pada Ternak. Cetakan keenam. Angkasa. Bandung.

Usmiati, S., Nurdjannah, N., Yuliani, S., 2014. Limbah penyulingan sereh wangi sebagai insektisida pengusir lalat rumah (Musca domestica). Jurnal Teknologi Indonesia Pertanian. 15(1): 10-16.

Williamson, G., and Payne, W.J.A., 1993. Pengantar Peternakan di Daerah Tropis. Terjemahan oleh: IGN Djiwa Darmadja. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Zenichiro., 2002. Instruksi Praktis Teknologi Prosesing Semen Beku pada Sapi. Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari- JICA. Malang




DOI: https://doi.org/10.17969/agripet.v20i2.15261

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Agripet

License URL: http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/agripet/about/submissions#copyrightNotice


Creative Commons LicenseISSN: 1411-4623E-ISSN: 2460-4534
Copyright© 2000-2020 | ISSN: 1411-4623 | EISSN: 2460-4534 
Jurnal Agripet is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Animal Husbandry DepartmentThe Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University 
associated with Animal Scientist's Society of Indonesia (HILPI)
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +62-81383736633
Email: samadi177@unsyiah.ac.id & info.agripet@gmail.com


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations