Unjuk Kerja Pengering Tenaga Surya Tipe Efek Rumah Kaca Untuk Pengeringan Cabai Dengan Perlakuan Low Temperature Long Time Blanching

Andi Muhammad Irfan, Arimansyah Arimansyah, A. Ramli Rasyid, Nunik Lestari

Abstract


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji unjuk kerja pengering tenaga surya tipe efek rumah kaca pada pengeringan cabai dengan perlakuan low temperature long time (LTLT) blanching. Selain itu, pada penelitian ini juga dilakukan kajian mengenai karakteristik pengeringan cabai yang dipengaruhi oleh perlakuan LTLT blanching, terutama pada kadar air, laju pengeringan, kecepatan pengeringan, dan kualitas warna. Pengujian dilakukan dengan cara mengeringkan cabai merah dengan pretreatment LTLT blanching yang dikombinasikan dengan perlakuan merotasikan rak pengering (R) dan tanpa merotasikan rak pengering (TR). Sebagai kontrol adalah cabai yang dikeringkan tanpa blanching dan tanpa merotasikan rak pengering (K). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan LTLT blanching yang dikombinasikan dengan merotasikan rak pengering (R) merupakan perlakuan yang terbaik, dengan kadar air akhir cabai kering sebesar 9,82% dan sesuai dengan standar SNI. Waktu pengeringan yang dibutuhkan adalah selama 5 hari. Warna cabai kering yang dihasilkan adalah yang terbaik dari dua perlakuan lainnya, dengan nilai L*, a*, dan b* untuk setelah proses LTLT blanching (sebelum proses pengeringan) dan setelah pengeringan berakhir (cabai kering) berturut-turut adalah 36,02, 38,22, 13,62, dan 32,44, 33,89, dan 10,19. Energi yang terpakai untuk pengeringan cabai adalah sebesar 596181 kJ. Perlakuan R ini juga menghasilkan efisiensi pengeringan terbaik, yaitu sebesar 34,01%.

Performance of Green House Effect Type Solar Dryer in the Chillies Drying with Low Temperature Long Time Blanching Treatment

Abstract. This study aims to examine the performance of the greenhouse effect type solar dryer on drying chillies with low temperature long time (LTLT) blanching treatment. In addition, a study was also conducted on the characteristics of drying chillies and the final product affected by LTLT blanching treatment, especially in terms of moisture content, drying rate, drying speed, and color. Testing was performed by drying red chilli with LTLT blanching treatment, which was combined with the treatment of rotating dryer rack (R) and without rotating dryer rack (TR). As a control, chillies were dried without blanching treatment and without rotating dryer rack (K). The results show that the LTLT blanching treatment combined with rotating the drying rack (R) is the best treatment, with a final moisture content of 9.82% which is in accordance with SNI standards. The drying time needed is 5 days. The dried chilli color produced is the best of the other treatments, with values of L*, a*, and b* for after the LTLT blanching process and after drying ended, respectively 36.02, 38.22, 13.62, and 32.44, 33.89, 10.19. The energy used for drying chillies is 596181 kJ. This R treatment also produces the best drying efficiency, which is 34.01%.


Keywords


Tenaga surya, Efek Rumah Kaca, Pengeringan Cabai, Low Temperature, Efisiensi Pengeringan

Full Text:

PDF

References


Akpinar, E. K. &Toraman, S. (2016). Determination of drying kinetics and convective heat transfer coefficients of ginger slices. Heat and Mass Transfer, 52(10), 2271-2281. https://doi.org/10.1007/s00231-015-1729-6

Amanto, B. S., Siswanti, S., & Atmaja, A. (2015). Kinetika pengeringan temu giring (Curcuma heyneana valeton & van zijp) menggunakan cabinet dryer dengan perlakuan pendahuluan blanching. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 8(2), 107-114. https://doi.org/10.20961/jthp.v0i0.12900

Ando, Y., Maeda, Y., Mizutani, K., Wakatsuki, N., Hagiwara, S., & Nabetani, H. (2016). Impact of blanching and freeze-thaw pretreatment on drying rate of carrot roots in relation to changes in cell membrane function and cell wall structure. LWT-Food Science and Technology, 71, 40-46. https://doi.org/10.1016/j.lwt.2016.03.019

Behsnilian, D., & Mayer-Miebach, E. (2017). Impact of blanching, freezing and frozen storage on the carotenoid profile of carrot slices (Daucus carota L. cv. Nutri Red). Food Control, 73, 761-767. https://doi.org/10.1016/j.foodcont.2016.09.045

Bodra, N., & Ansari, I. A. (2018). Optimization of blanching treatments of green chilli. International Journal of Chemical Studies, 6(6), 486-489. Retrieved from https://www.chemijournal.com/archives/?year=2018&vol=6&issue=6&ArticleId=4215&si=false

Borah, A., Hazarika, K., & Khayer, S. M. (2015). Drying kinetics of whole and sliced turmeric rhizomes (Curcuma longa L.) in a solar conduction dryer. Information Processing in Agriculture, 2(2), 85-92. https://doi.org/10.1016/j.inpa.2015.06.002

BPTP Sulsel. (2018). Teknologi Pengolahan Cabai Merah. Retrieved from http://sulsel.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/publikasi/panduan-petunjuk-teknis-brosur/128-teknologi-pengolahan-cabe-merah

Dibanda, R. F., Akdowa, E. P., & Tongwa, Q. M. (2020). Effect of microwave blanching on antioxidant activity, phenolic compounds and browning behaviour of some fruit peelings. Food Chemistry, 302. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2019.125308

Fithriani, D., Assadad, L., & Siregar, Z. A. (2016). Karakteristik dan model matematika kurva pengeringan rumput laut Eucheuma cottonii. JPBKP, 11, 159-170. http://dx.doi.org/10.15578/jpbkp.v11i2.290

Geerkens, C. H., Nagel, A., Just, K. M., Miller-Rostek, P., Kammerer, D. R., Schweiggert, R. M., and Carle, R. 2015. Mango pectin quality as influenced by cultivar, ripeness, peel particle size, blanching, drying, and irradiation. Food Hydrocolloids. 51: 241-251. https://doi.org/10.1016/j.foodhyd.2015.05.022

Hanafi, R., Siregar, K., & Nurba, D. (2017). Modifikasi dan uji kinerja alat pengering energi surya-hybrid tipe rak untuk pengeringan ikan teri. Rona Teknik Pertanian, 10(1), 10-20. https://doi.org/10.17969/rtp.v10i1.7447

Hawa, L. C., Ubaidillah, U., & Wibisono, Y. (2019). Proper model of thin layer drying curve for taro (Colocasia esculenta L. Schott) chips. International Food Research Journal, 26(1). Retrieved from http://www.ifrj.upm.edu.my/26%20(01)%202019/ (23).pdf

Hawa, L. C., Yosika, N. I. W., Laily, A. N., Affifah, F. N., & Maharani, D. M. (2020). Perubahan fisiko-kimia cabai puyang (Piper retrofractum vahl.) pada pengeringan hot air dryer. Jurnal Teknologi Pertanian, 21(2), 128-135. http://dx.doi.org/10.21776/ub.jtp.2020.021.02.6

Jamilah, M., Kadirman, K., & Fadilah, R. (2019). Uji kualitas bubuk cabai rawit (Capsicum frutescens) berdasarkan berat tumpukan dan lama pengeringan menggunakan cabinet dryer. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 5(1), 98-107. https://doi.org/10.26858/jptp.v5i1.8200

Khaerunnisya, N., & Rahmawati, E. (2019). Pengaruh metode blanching pada proses pengeringan cabai. Journal of Food and Culinary, 2(1), 27-32. https://doi.org/10.12928/jfc.v2i1.1569

Lestari, N., Samsuar, S., Novitasari, E., & Rahman, K. (2020). Kinerja cabinet dryer pada pengeringan jahe merah dengan memanfaatkan panas terbuang kondensor pendingin udara. Jurnal Agritechno, 57-70. https://doi.org/10.20956/at.v13i1.250

Martiani, E., Murad, M., & Putra, G. M. D. (2017). Modifikasi dan uji performansi alat pengering hybrid (surya-biomassa) tipe rak. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem, 5(1), 339-347. https://doi.org/10.29303/jrpb.v5i1.45

Megasari, R., dan Mutia, A. K. (2019). Pengaruh lapisan edible coating kitosan pada cabai keriting (Capsicum annum l) dengan penyimpanan suhu rendah. Journal of Agritech Science (JASc), 3(2), 118-127. https://doi.org/10.30869/jasc.v3i2.389

Ngobese, N. Z., Workneh, T. S., & Siwela, M. (2017). Effect of low-temperature long-time and high-temperature short-time blanching and frying treatments on the French fry quality of six Irish potato cultivars. Journal of food science and technology, 54(2), 507-517. Retrieved from https://link.springer.com/article/10.1007%2Fs13197-017-2495-x

Nurjannah, I., Sabang, S. M., & Afadil, A. (2018). Analisis kadar vitamin C, kalsium dan posforus pada cabai rawit (Capsicum frustescens l.) hasil pengawetan. Jurnal Akademika Kimia, 7(4), 185-188. Retrieved from http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/JAK/article/view/11942

Orikasa, T., Ono, N., Watanabe, T., Ando, Y., Shiina, T., & Koide, S. (2018). Impact of blanching pretreatment on the drying rate and energy consumption during far-infrared drying of Paprika (Capsicum annuum L.). Food Quality and Safety, 2(2), 97-103. https://doi.org/10.1093/fqsafe/fyy006

Pandey, O, P., Mishra, B, M., & Misra, A. (2019). Comparative study of green peas using with blanching and without blanching techniques. Information Processing in Agriculture, 6, 285-296. https://doi.org/10.1016/j.inpa.2018.10.002

Panggabean, T., Triana, A. N., & Hayati, A. (2017). Kinerja pengeringan gabah menggunakan alat pengering tipe rak dengan energi surya, biomassa, dan kombinasi. Agritech, 37(2), 229-235. https://doi.org/10.22146/agritech.25989

Ramdani, H., Ashadi, R. W., & Ummah, N. (2018). Optimasi proses blansir terhadap warna dan vitamin C pada pengeringan cabai merah keriting (Capsicum annuum L.) dengan tunnel dehydrator. Horticulturae Journal, 2(3), 48-56. http://dx.doi.org/10.29244/chj.2.3.48-56

Ramli, I. A., Jamaluddin, J., & Yanto, S. (2018). Laju pengeringan gabah menggunakan pengering tipe efek rumah kaca (ERK). Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 3, 158-164. Retrieved from https://ojs.unm.ac.id/ptp/article/view/5715/3324

Ridwan, R., Munawar, A. A., & Khathir, R. (2017). Peningkatan kualitas cabai merah kering dengan perlakuan blanching dalam natrium metabisulfit. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 2(2), 404-415. https://doi.org/10.17969/jimfp.v2i2.2977

Rochayat, Y. & Munika, V. R. (2015). Respon kualitas dan ketahanan simpan cabai merah (Capsicum annuum L.) dengan penggunaan jenis bahan pengemas dan tingkat kematangan buah. Kultivasi, 14(1). https://doi.org/10.24198/kultivasi.v14i1.12093

Rozana, R., Hasbullah, R., & Muhandri, T. (2016). Respon suhu pada laju pengeringan dan mutu manisan mangga kering (Mangifera indica L.). Jurnal Keteknikan Pertanian, 4(1), 59-66. Retrieved from https://jurnal.ipb.ac.id/index.php/jtep/article/view/15421

Sari, L. J. (2019). Uji performansi alat pengering gabah tipe DMP-1 dengan penambahan batu alor hitam pada ruang kolektor dan ruang pengering sebagai penyimpan panas. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 5(3), 257-264. Retrieved from https://jkptb.ub.ac.id/index.php/jkptb/article/view/435

Suhendar, E., Tamrin, & Novita, D. D. (2017). Uji kinerja alat pengering tipe rak pada pengeringan chip sukun menggunakan energi listrik. Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 6(2), 125-132. Retrieved from http://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JTP/article/view/1703

Syam, H., Jamaluddin, P., Rais, M., & Lestari, N. (2019). Potensi panas terbuang kondensor AC sebagai sumber pemanas pada cabinet dryer. Seminar Nasional LP2M UNM. Retrieved from https://ojs.unm.ac.id/semnaslemlit/article/view/11726

Takahashi, M., Ohshiro, M., Ohno, S., Yonamine, K., Arakaki, M., & Wada, K. (2017). Effects of solar and oven-drying on physicochemical and antioxidant characteristics of hihatsumodoki (Piper retrofractum Vahl) fruit. Journal of Food Processing and Preservation, 42(2), 1-9. https://doi.org/10.1111/jfpp.13469

Tamaheang, T., Makapedua, D. M., & Berhimpon, S. (2017). Kualitas rumput laut merah (Kappaphycus alvarezii) dengan metode pengeringan sinar matahari dan cabinet dryer, serta rendemen Semi-Refined Carrageenan (SRC). Media Teknologi Hasil Perikanan, 5(2), 58-63. https://doi.org/10.35800/mthp.5.2.2017.14925

Tantalu, L., Handayani, S., Rozana, R., & Wunga, F. (2020). Efek variasi suhu dan waktu blanching pada kualitas manisan nangka kering (Artocarpus heterophyllus). Teknologi Pangan: Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian, 11(1), 27-33. https://doi.org/10.35891/tp.v11i1.1864

Usman, U., Muchtar, A., Muhammad, U., & Lestari, N. (2020). Purwarupa dan kinerja pengering gabah hybrid solar heating dan photovoltaic heater dengan sistem monitoring suhu. Jurnal Teknik Elektro, 12(1), 24-32. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jte/article/view/24028

Wang, J., Fang, X. M., Mujumdar, A. S., Qian, J. Y., Zhang, Q., Yang, X. H., Liu, Y. H., Gao, Z. J., & Xiao, H. W. (2017). Effect of high-humidity hot air impingement blanching (HHAIB) on drying and quality of red pepper (Capsicum annuum L.). Food Chemistry, 220, 145-152. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2016.09.200

Wang, J., Law, C. L., Nema, P. K., Zhao, J. H., Liu, Z. L., Deng, L. Z., Gao, Z. J., & Xiao, H. W. (2018). Pulsed vacuum drying enhances drying kinetics and quality of lemon slices. Journal of Food Engineering, 224, 129-138. https://doi.org/10.1016/j.jfoodeng.2018.01.002

Xiao, H. W., Pan, Z., Deng, L. Z., El-Mashad, H. M., Yang, X. H., Mujumdar, A. S., Gao, Z. J., & Zhang, Q. (2017). Recent developments and trends in thermal blanching–A comprehensive review. Information Processing in Agriculture, 4(2), 101-127. https://doi.org/10.1016/j.inpa.2017.02.001

Zamharir, Z., Sukmawaty, S., & Priyati, A. (2016). Analisis pemanfaatan energi panas pada pengeringan bawang merah (Allium ascalonicum l.) dengan menggunakan alat pengering efek rumah kaca (ERK). Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem, 4(2), 264-274. Retrieved from http://www.jrpb.unram.ac.id/index.php/jrpb/article/view/34




DOI: https://doi.org/10.17969/rtp.v13i2.17788

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 2085-2614E-ISSN: 2528-2652
Copyright© 2009-2021 | ISSN: 2085-2614 | EISSN: 2528-2654
Rona Teknik Pertanian is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Program Studi Teknik PertanianFakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala 
associated with Indonesia Society of Agricultural Engineering (ISAE) Aceh.
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email: jronatp@unsyiah.ac.id


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations