FAKTOR DOMINAN DAN STRATEGI PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA RAWAN AIR BERSIH PADA KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR

Erwin Ferdinansyah, Azmeri Azmeri, Eldina Fatimah

Abstract


Abstract: Baitussalam sub-district is one of the areas vulnerable to water in the district of Aceh Besar. During this time the District community Baitussalam it difficult to obtain a continuous flow of clean water. This is due to the remote location of the water source so as to obtain clean water, people need a lot of time and effort. Villagers District of Baitussalam were not served with clean water Regional Water Company (PDAM) Tirta Mountala, using ground water as clean water. Problems arise when the dry season, the ground water level has decreased, even loss of water discharge at all. This study aims to identify the dominant factors that may affect the distribution of water supply and analyze the strategy of water supply clean water prone villages in the subdistrict of Aceh Besar district Baitussalam. This research was conducted with questionnaires and interviews. Observations were made on the District community Baitussalam unserved water from PDAM Tirta Mountala. The results showed that the dominant factor affecting the distribution of clean water in District Baitussalam is an area that will be served by PDAM Tirta Mountala, and the allocation of increased funding water infrastructure. Strategy clean water supply in villages prone to water in the District Baitussalam is a set of service areas by PDAM Tirta Mountala towards building water treatment, then allocate increased funding water infrastructure, improve the discharge source of clean water related water needs in each village, and do development of Drinking Water Supply system (SPAM).

 

Abstrak: Kecamatan Baitussalam merupakan salah satu kawasan rawan air bersih yang ada di Kabupaten Aceh Besar. Selama ini masyarakat Kecamatan Baitussalam mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih yang kontinu mengalir. Hal ini disebabkan karena lokasi yang jauh dari sumber air sehingga untuk mendapatkan air bersih, masyarakat membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Masyarakat desa Kecamatan Baitussalam yang tidak terlayani air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mountala, menggunakan air tanah sebagai air bersih. Permasalahan timbul saat musim kemarau, muka air tanah mengalami penurunan, bahkan kehilangan debit air sama sekali. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi faktor dominan yang dapat mempengaruhi distribusi penyediaan air bersih dan menganalisis strategi penyediaan air bersih di desa rawan air bersih pada Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan wawancara. Pengamatan dilakukan pada masyarakat Kecamatan Baitussalam yang belum mendapatkan pelayanan air dari PDAM Tirta Mountala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dominan yang mempengaruhi distribusi air bersih di Kecamatan Baitussalam adalah luas wilayah yang akan dilayani oleh PDAM Tirta Mountala, dan alokasi dana peningkatan prasarana air bersih. Strategi penyediaan air bersih di desa rawan air bersih pada Kecamatan Baitussalam adalah menetapkan wilayah pelayanan oleh PDAM Tirta Mountala terhadap bangunan pengolahan air bersih, kemudian mengalokasikan dana peningkatan prasarana air bersih, meningkatkan debit sumber air besih terkait kebutuhan air pada masing-masing desa, dan melakukan pengembangan Sistim Penyediaan Air Minum (SPAM).


Keywords


Strategi penyediaan; air bersih; rawan air; Kecamatan Baitussalam

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24815/jts.v1i4.10051

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.