Paradigma Postmodernisme; Solusi untuk Kehidupan Sosial?

Iromi Ilham

Abstract


Abstract

Most social scientists see that the presence of postmodernism is as anti-modernism, but according to the author there is no clear boundary between the "modern world" and "postmodern world". In this paper, I try to examine important aspects related to the postmodern paradigm in the context and its development as a paradigm. I also analyzed whether the presence of postmodern thought could be the answer to the social crisis that had been accused of modernism as the cause. In completing this article, I conducted a literature study and descriptive analysis related to this topic.

Keywords: Modernism, Post-Modernism, Paradigm, Social Crisis

Abstrak

Kebanyakan para ahli ilmu sosial melihat bahwa kehadiran pemikiran postmodernisme adalah sebagai anti dari modernisme, namun menurut penulis belum ada batasan yang jelas antara “dunia modern” dan “dunia postmodern”. Dalam paper ini, saya berusaha mengkaji aspek-aspek penting yang berkaitan dengan paradigma postmodernisme dalam konteks dan perkembangannya sebagai sebuah paradigma. Saya juga menganalisis apakah kehadiran pemikiran postmodernisme ini bisa menjadi jawaban atas krisis sosial yang selama ini dituduhkan kepada kaum modernism sebagai penyebabnya. Dalam menyelesaikan tulisan ini, saya melakukan studi kepustakaan dan analisis deskriptif yang berkaitan dengan topik ini.

Kata Kunci: Modernisme, Postmodernisme, Paradigma, Krisis Sosial


Full Text:

PDF

References


Agger, Ben. 2003. Teori Sosial Kritik: Kritik, Penerapan dan Implikasinya. Yogyakarta; Kreasi Wacana.

Ahimsa-Putra, HS. 2009. Paradigma Ilmu Sosial-Budaya; Sebuah Pandangan. Makalah dalam Kuliah Umum Paradigma Penelitian Ilmu-Ilmu Humaniora Bandung : Universitas Pendidikan Indonesia.

Featherstone, Mike. 2008. Posmodernisme dan Budaya Konsumen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Foucault, Michel. 1997. Seks dan Kekuasaan: Sejarah seksualitas. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Garna, Judistira K. 1999. Pendekatan Penelitian: Pendekatan Kualitatif. Bandung: Primaco Akademika.

Jenks, Chris. 2013. Culture: Studi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Lash, Scott. 2008. “Posmodernisme Sebagai Humanisme?; Wilayah Urban dan Teori Sosial”. Dalam Teori-Teori Sosiologi; Modernitas dan Posmodernitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

McRobbie, Angela. 2011. Posmodernisme dan Budaya Pop. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Mendrofa, Brian. B. 2012. “Postmodernisme”. (Online) diakses pada tanggal 23 Januari 2014 dari http://brian-b-m-fisip11.web.unair.ac.id/artikel_detail-47377-Umum-Postmodernisme.html,.

Pawitro, Udjianto. 2010. Fenomena Postmodernisme dalam Arsitektur Abad ke-21. Jurnal Rekayasa 1(14). Institut Teknologi Nasional.

Piliang, Yasraf Amir. 2011. Dunia Yang Dilipat: Tamasya Melampaui Batas-Batas Kebudayaan. Bandung: Matahari.

Ritzer, George. 2010. Teori Sosial Postmodern. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Ryadi, Agustinus. 2004. Postmodernisme Versus Modernisme. Jurnal Studia Philosophica et Theologica 4(2):90-100.

SBM, Nugroho. 2006. Modernisme, Postmodernisme, Serta Kritik Terhadap Postmodernisme Dalam Ilmu Ekonomi. Jurnal Dinamika Pembangunan 3(2):174-183.

Smart, Barry. 2008. “Modernitas, Posmodernitas dan Masa Kini”. Dalam Teori-Teori Sosiologi; Modernitas dan Posmodernitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Turner, Bryan. 2008. Periodesasi dan Politik Dalam Posmodernisme. Dalam Teori-Teori Sosiologi; Modernitas dan Posmodernitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.