Perbedaan Perilaku Petani dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Lahan Basah dan Lahan Kering, Daerah Istimewa Yogyakarta

S. Djuni Prihatin

Abstract


Penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan perilaku petani dalam mewujud-
kan ketahanan pangan rumah tangga. Perbedaan ini terjadi karena petani di lahan
basah sudah merasa aman terbantu dengan fasilitas air namun kurang dalam mengupayakan ketahanan pangan rumah tangga sedangkan petani di lahan kering berjuang untuk mengatasi kekeringan yang terjadi karena kondisi geografis sehingga menyebabkan petani lebih memiliki perilaku daya juang dan motivasi untuk mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan yang sangat berarti terutama bagi pengembangan kebijakan pemerintah sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga.


Kata kunci : perilaku petani, motivasi dan ketahanan pangan rumah tangga.


Full Text:

PDF

References


Adam, Felecia P. 2008. Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Wilayah Pulau Kecil (StudiKasus di Kabupaten Maluku Tenggara Barat). Tesis Program Studi Kependudukan Jurusan Antar Bidang Pascasarjana UGM. Tidak dipublikasikan

Arifin, Bustanul. 2004. Analisis Ekonomi Pertanian Indonesia. Jakarta: Penerbit Buku Kompas

Azwar, Saifuddin. 2005. Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogayakarta: Pustaka Pelajar

Baron, Robert A dan Donn Byrne. 2004. Psikologi Sosial. Jakarta: Penerbit Erlangga

Darwanto, D.H. dan Ratnaningtyas, P.Y. (2007). Kesejahteraan Petani Dan Peningkatan Ketersediaan Pangan: Sebuah Dilemma?. Jurnal Ekonomi Rakyat. Tersedia http://www.ekonomirakyat.org./pangan%20halal/kesejahteraan%20

n%20keter%20 pangan.htm. diakses 29 Desember 2010

Dewan Ketahanan Pangan. 2002. PP Tentang Ketahanan Pangan. Dalam Kantor ketahanan pangan. 2005. Ketahanan Pangan. Diambil dari http://ketahananpangan.cirebonkota.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=15&Itemid=1. Pada tanggal 20 Januari 2010 pada pukul 15.45WIB

Darwanto, Dwijono H,. 2005. Ketahanan Pangan Berbasis Produksi dan Kesejahteraan Petani. Dalam Jurnal Ilmu Pertanian Vol.12. No.2, hal: 152-164

Fatah, Luthfi. 2006. Dinamika Pembangunan Pertanian Pedesaan. Kalimatan Selatan: Jurusan Sosek Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat dengan Pustaka Banua, Banjar baru

Fishbein, M and Azjen I, 1975, Beliefs, Attitude, Intention and Behavior, Philipines.

Guha-Khasnobis, Basudeb, Shabd S. Acharya and Benjamin Davis (ed). 2007. Food Security. New York: Oxford University Press

Gunung Kidul dalam Angka tahun 2008

Hadar, Ivan A, Hak Atas Pangan, Kompas 15 Desember

Kas, Fremon E dan Rosenzweig, James E, 1995, Organisasi dan Manajemen, Jakarta : Bumi Aksara

Khudori. Political Will Pemerintah Dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan Melalui Diversifikasi Pangan, Makalah disampaikan dalam Seminar Mewujudkan Kedaulatan Pangan Indonesia Melalui Diversifikasi Pangan, 21 Maret 2009 oleh Gama Cendekia UGM Yogyakarta

Lawrence, Geoffrey, Kristen Lyons and Tabatha Wallington (ed). 2010. Food Security, Nutrition and Sustainability. London: Earthscani

Lewin, Kurt, 1951, Fields Theory in Social Science, New York : Harper

Mosher, Arhur T. 1971. To Create a Modern Agriculture: Organization and Planning. New York: Agricultural Development Council

Rungkat-Zakaria, Fransisca. 2006. Revitalisasi Pertanian dan Dialog Peradaban. Jakarta: PT.Kompas Media Nusantara

Samsudin. 1977. Dasar-dasar Penyuluhan dan Modernisasi Pertanian. Bandung: Binacipta Sarwono,

Sarlito Wirawan. 2005. Psikologi Sosial: Individu dan Teori-Teori Psikologi Sosial. Jakarta: Balai Pustaka


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


REDAKSI JURNAL SOSIOLOGI USK (MEDIA PEMIKIRAN & APLIKASI): Gedung Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,  Universitas Syiah Kuala, Jln. Tgk Tanoh Abee, Darussalam Banda Aceh, Aceh 23111.Telp. (0651)7555267. eMail: sosiologiusk@gmail.com 

 

Lisensi Creative Commons

All publication by Jurnal Sosiologi USK are licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional