Hubungan Antara Keterlibatan Ayah Dalam Pengasuhan Dengan Kenakalan Remaja di Kota Banda Aceh

Zuhairah Zuhairah, Farhati M. Tatar


One of the factors that lead to juvenile delinquency is the lack of father’s  involvement. This study aimed to examine the relationship between father involvement and juvenile delinquency on adolescents in Banda Aceh. A total of 335 adolescents aged 16 to 17 years old in Banda Aceh were selected using the multi stage cluster and disproportionate stratified random sampling. The instrument used in this study was an adapted of  Father Involvement Scale by Finley and Schwartz, and Self Reported Delinquency by Elliott and Ageton. Using the Spearman correlation analysis, the study found that was a negative and significant correlation between father involvement and juvenile delinquency on adolescents in Banda Aceh (r = −0,287 p < 0,05). It indicated that the high score of father’s involvement would decrease adolescent’s juvenile delinquency score and vice versa. Thus, it can be concluded that the adolescents who have the high level of father involvement are less likely to participate in negative behavior.

Salah satu faktor yang menyebabkan perilaku kenakalan remaja adalah kurangnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan kenakalan pada remaja di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan teknik multi stage sampling, yaitu cluster sampling dan disproportionate stratified random sampling. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 335 remaja berusia 16 sampai 17 tahun di  Kota Banda Aceh. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala adaptasi Father Involvement Scale yang disusun oleh Finley dan Schwartz serta Self-Reported Delinquency (SRD) yang disusun oleh Elliott dan Ageton. Hasil analisis data menggunakan teknik Spearman menunjukkan terdapat hubungan negatif dan signifikan antara keterlibatan ayah dengan kenakalan remaja (r = -0,287, p<0,05).  Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi keterlibatan ayah dalam pengasuhan maka semakin rendah kenakalan pada remaja dan begitupula sebaliknya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa remaja yang melaporkan keterlibatan ayah yang tinggi dalam pengasuhan dapat mengurangi tingkat perilaku kenakalan pada remaja.

Full Text:




  • There are currently no refbacks.


This work  is licensed under a Creative Commons Attribution-Non Commercial 4.0 International License (CC BY-NC 4.0).

Creative Commons License