17. Effect of Fermented Moringa leaf (Moringa oleifera) powder in Feed To Increase Broiler Carcass Weight

Feri Hardiansah Manihuruk, Ismail Ismail, Rastina Rastina, Razali Razali, Mustafa Sabri, Zuhrawati Zuhrawati, Muhammad Jalaluddin

Abstract


This study aimed to determine the effect of fermented kelor leaves (Moringa oleifera) flour as additive in animal feed to increase the weight of boiler carcass. The samples used were 28 DOC strain Cobb CP-707 aged 1 day. This study was conducted using one way pattern complete randomized design with 4 treatments and 7 replications. Control group (P0) was fed with commercial feed; P1 was given 5% fermented kelor leaves flour;  P2 was given 7,5% fermented kelor leaves flour; and P3 was given 10% concentration of fermented kelor leaves flour. Feed replacement was conducted on 08.00 am and 5.00 pm everyday, and water was given ad libitum. Chemical content of flour before and after fermented was analyzed at Research Centre of Biotechnology and Biological Resources, IPB. Body weight measurement was carried out at Veterinary Public Health Laboratorium. Data were analyzed using ANOVA with SPSS 16.0. Mean value (±SD) of carcass weight for P0, P1, P2, and P3 were 938,71±180,83, 1011,86±101,64, 1010,71±126,69, and 907,43±190,35, respectively. This study showed that adddition of fermented kelor leaves flour for 21 days did not affect (P>0,05) the weight of broilers carcass.


Keywords


Moringa oleifera; fermented kelor leaves flour; broiler carcass

Full Text:

PDF

References


Aini, Q. 2014. Pengaruh Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Kadar Glukosa Darah serta Struktur Mikroskopis Pankreas dan Hati Tikus Jantan (Rattus Wistar). Tesis. Program Pascasarjana Ilmu Pendidikan Biologi, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Amrullah, I.K. 2004. Seri Beternak Mandiri: Nutrisi Ayam Broiler. Lembaga Satu Gunung Budi, Bogor.

Anggordi, R. 1994. Ilmu Makanan Ternak Umum. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Astuti, D.A., D.R. Ekastuti dan Firdaus. 2005. Manfaat daun kelor (Moringa oleifera) sebagai pakan ayam pedaging. Pros. Seminar Nasional Pengembangan Usaha Peternakan Berdaya Saing di Lahan Kering. Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. 210-219

Daud, M. 2005. Performan ayam pedaging yang diberi probiotik dan prebiotik dalam ransum. Jurnal Agripet. 5(2):75-79.

Diantoro, A., M. Rohman, R. Budiarti dan H.T. Palupi. 2015. Pengaruh penambahan ekstrak daun kelor (Moringa Oleifera L.) terhadap kualitas yoghurt. Jurnal Teknologi Pangan. 6(2):59-66.

Gaman, P.M. dan K.B. Sherrington. 1992. Ilmu Pangan: Pengantar Ilmu Pangan Nutrisi dan Mikrobiologi. Universitas Gadjah Mada Pers, Yogyakarta.

Gaspersz, V. 1989. Metode Perancangan Percobaan. Armico, Bandung.

Gunawan, dan M.M.S. Sundari. 2003. Pengaruh penggunaan probiotik dalam ransum terhadap produktivitas ayam. Wartazoa. 13(3):92-98.

Hafsah. 2003. Pengaruh suplementasi probiotik starbio terhadap rasio effisiensi protein ransum dan nilai karkas ayam pedaging. Jurnal Agroland. 10(4):399-404.

Kholis, N dan Fariz H. 2010. Pengujian bioassay biskuit balita yang disuplementasi konsentrat protein daun kelor (Moringa oleifera) pada model tikus malnutrisi. Jurnal Teknologi Pangan. 11(3):144-151.

Mide, M.J. 2013. Penampilan broiler yang mendapatkan ransum mengandung tepung daun katuk, rimpang kunyit, dan kombinasinya. Jurnal Teknosains. 7(1):40-46.

Murtidjo, B.A. 1999. Pedoman Meramu Pakan Unggas . Kanisius, Yogyakarta.

Priyatno , M.A. 2000. Mendirikan Usaha Pemotongan Ayam. Penebar Swadaya, Jakarta.

Resnawati, H. 2004. Bobot potongan karkas dan lemak abdomen ayam ras pedaging yang diberi ransum mengandung tepung cacing tanah (Lumbricus rubellus). Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor. 473-478.

Ridana, F. 2013. Pengaruh Suplementasi Probiotik dan Acidifier Dalam Ransum Fermentasi Terhadap Pertumbuhan Ayam Broiler. Skripsi. Jurusan Peternakan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Riswandi, S. Sandi, dan F. Yosi. 2012. Kombinasi pemberian strabio dan EM-4 melalui pakan dan air minum terhadap performan itik lokal umur 1-6 minggu. JPS. 1(1):41-47.

Santoso, H. dan T. Sudaryani. 2015. Panduan Praktis Pembesaran Ayam Pedaging. Penebar Swadaya, Jakarta.

Simbolon, J. M., M. Simbolan, dan N. Katharina. 2007. Cegah Malnutrisi dengan Kelor. Kanisius, Yogyakarta

Sjofjan, O. 2008. Efek penggunaan tepung daun (Moringa oleifera) kelor dalam pakan terhadap penampilan produksi ayam pedaging. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor. 649-656.

Soeparno. 1994. Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Widjaja, E., W.G. Piliang, I. Rahayu, dan B.N. Utomo. 2006. Produk samping kelapa sawit sebagai bahan pakan alternatif di Kalimantan Tengah: 1. pengaruh pemberian solid terhadap performans ayam broiler. JITV. 11(1):1-5.

Winedar, H., Listyawati, S, dan Sutarno. 2006. Daya cerna protein pakan, kandungan protein daging, dan

pertambahan berat badan ayam broiler setelah pemberian pakan yang difermentasi dengan Effective microorganisms-4 (EM-4). Jurnal Bioteknologi. 2(1):14-19.

Wuryantoro, S. 2000. Kandungan Protein Kasar dan Serat Kasar Hay Padi Teramonisasi yang Difermentasi dengan Cairan Rumen. Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga, Surabaya.

Young, L. L., Northcutt, J. K., Buhr, R. J., Lyon, C. E. and Ware. G. O., 2001. Effects of age, sex, and duration of postmortem aging on percentage yield of parts from broiler chicken carcasses. Poultry Sci. 80(3):376- 379.




DOI: https://doi.org/10.21157/j.med.vet..v12i2.4274

DOI (PDF): https://doi.org/10.21157/j.med.vet..v12i2.4274.g9101

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 by author and J. Med. Vet.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
J. Med. Vet. is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.