39. Efficacy of Jatropha cream (Jatropha curcas L.) on maturation phase of cutaneus healing process in Mice (Mus Musculus)

Abdul Harris, Cut Mentari Fatihah Amran, M. Nur Salim, Ummu Balqis, T. Armansyah, T. Fadrial Karmil, Ginta Riady

Abstract


This study aims to determine the efficacy of jatropha curcas L. cream in the maturation phase of healing of mice leather injuries. This study used nine rats with 3 treatments, ie treatment group I smeared cream base (P1), treatment group II smeared 0.1% sulfadiazine cream (P2) and treatment group III smeared jatropha curcas 10% (P3). The result of ANAVA test of treatment I, treatment II and treatment III had significant effect (P <0,05) on fibroblast cells but each treatment group on collagen density level showed significant effect (P <0.01). Duncan test results on fibroblasts, P3 was significantly different (P <0.05) with P2 and P3, whereas the results on P3 collagen density were significantly different (P <0.01) with P2 and P1. The conclusion that 10% jatropha gum cream for 10 days can decrease the number of fibroblast cells and increase the amount of collagen thus accelerate the process of maturation phase of healing of mice leather injuries.


Keywords


Jatropha curcas cream; wound healing; maturation phase

Full Text:

PDF

References


Anief, M. 2008. Ilmu Meracik Obat. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.

Baroroh, D.B. 2011. Konsep Luka. Basic Nursing Department. PSIK FIKES UMM. Malang.

Febram, B.I., Wientarsih, dan B. Pontjo. 2010. Aktivitas Sediaan Salep Ekstrak Batang Pohon Pisang Ambon (Musa paradisiaca var sapientum) dalam Proses Persembuhan Luka pada Mencit (Mus musculus albinus). Majalah Obat Tradisional. Institut Pertanian Bogor. 15(3): 121.

Heller, J. 1996. Physic Nut Jatropha curcas L. http://www.ipgri.cgiar.org. 16 Desember 2017.

Hernani, 2011. Pengembangan Biofarmaka sebagai Obat Herbal untuk Kesehatan. Buletin Teknologi Pasca Panen. 7(1): 1-55

Hogiono dan Dogi. 1994. Peningkatan Nilai Tambah Tanaman Hortikultura yang Berpotensi Sebagai Bahan Dasar Sintesis Obat-Obatan Steroid. Tesis. Universitas Airlangga. Surabaya.

Igbinosa, O. O., E. O. Igbinosa, dan O. A. Aiyegoro. 2009. Antimicrobial Activity and Phytochemical Screening of Stem Bark Extracts from Jatropha Curcas (Linn). African Journal of Pharmacy and Pharmacology. 3(2): 58-62.

Jasmadi, R., M.N. Salim, A. Haris, S. Aisyah, T. Armansyah dan Amiruddin. 2016. Efektivitas Salep Getah Jarak Pagar 10% (Jathropa curcas Linn.) dan Gentamisin 0,1% terhadap Percepatan Penyembuhan Luka Bakar Derajat II pada Kulit Mencit (Mus musculus). Jurnal Medika Veterinaria. 10(2): 120-122

Junqueira, L.C. 2007. Persiapan Jaringan untuk Pemerikasaan Mikroskopik. Penerbit Buku Kedokteran ECG. Jakarta.

Kiernan, J.A. 1990. Histological and Histochemical Methods: Theory and Practice. Edisi 2. Pergamon Press. Oxford.

Kozier, B., G. Erb, K. Blais dan Wilkinson. 1995. Fundamentals of nursing – concepts, process and pratice. Edisi 4. Addison-Wesley. California

Leong, M. dan L.G. Philips. 2012. Wound Healing Textbook of Surgery. Edisi 19. Elsevier Saunders. Amsterdam.

Mainur, L., Harmayetty dan D. Yasmara. 2015. Ekstrak Lidah Buaya Topikal Pengaruh Pada Konsistensi Skar Hipertrofik Paska Luka Bakar. Artikel. Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga. Surabaya.

Moenadjat, Y. 2003. Luka Bakar, Pengetahuan Klinik Praktis. Edisi 2. Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Morison, M.J. 2004. Manajemen Luka. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.

Novriansyah, R. 2008. Perbedaan Kepadatan Kolagen di Sekitar Luka Insisi Tikus Wistar yang di Balut Kasa Konvesional dan Penutup Oklusif Hidrokoloid Selama 2 dan 14 Hari. Tesis. Program Pendidikan Dokter Spesialis 1 Ilmu Bedah, Universitas Dipenogoro. Semarang.

Perdanakusuma, D.S. 2007. Anatomi Fisiologi Kulit dan Penyembuhan Luka. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga. Surabaya.

Prasetyono, T. O. H. 2009. General Concept of Wound Healing, Revisted. Journal Med J Indones. 18(3): 206-214

Prihandana, R. dan R. Hendroko. 2006. Petunjuk Budi Daya Jarak Pagar. PT Agromedia Pustaka. Jakarta.

Puspitasari, R., Sunyoto dan M. Arrosyid. 2016. Uji Efektifitas Ekstrak Lidah Buaya (Aloe Vera L.) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Mencit Jantan (Mus Muscullus) Galur Swiis. Journal Of Pharmacy Science. 3(1): 1-7.

Putri, S.A., N. Sutadipura, dan T. Roekmantara. 2015. Efek Ekstrak Etanol Daun Cocor Bebek (Kalanchoe pinnata [Lam]Pers) terhadap Waktu Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar. Prosiding. Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung. Bandung.

Rizka, A., X. S. Budipraman dan D. Fauziah. 2013. Kepadatan Kolagen Tipe I pada Luka Operasi Tikus Wistar yang Mengalami Anemia karena Pendarahan Akut. Media Journal of Emergency. 1(2): 1-12.

Sajali, M. 2013. Efikasi Salep Getah Jarak Pagar (Jatropha curcas, L.) terhadap Penyembuhan Luka Bakar Derajat II pada Kulit Mencit (Mus musculus). Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Shukla A., A.M Rasik, G.K Jain dan R. Shankar. 1999. In Vitro and In Vivo Wound Healing Activity of Asiaticoside Isolated from Cantella Asiatica. Journal of Ethnopharmacology. 65(1): 1-11.

Sjamsuhidajat, R. dan W.D. Jong. 1997. Buku Ajar Ilmu Bedah. EGC, Jakarta.

Sjamsuhidajat, R. dan W.D. Jong. 2004. Buku Ajar Ilmu Bedah. Edisi 2. EGC, Jakarta.

Staubman, R., M. Schubert, A. Hierman dan T. Kartnig. 1997. The Anti inflammatory Effect of Jatropha Curcas L. Prosiding. Symposium. Nicaragua.

Sukri, Z. 2013. Efikasi Salep Getah Jarak Pagar (Jathropa curcal Linn.) terhadap Penyembuhan Luka Sayat Kulit Mencit (Mus musculus). Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Sumartiningsih, S. 2009. Pengaruh Pemberian Binahong (Anradera Cordifolia) terhadap Sel Radang dan Sel Fibroblas pada Hematoma Regio Femoris Ventralis Rattus Norvegicus Strain Wistar Jantan. Karya Ilmiah. Program Pasca Sarjana, Univesritas Airlangga. Surabaya.

Sumbayak, E. M. 2016. Fibroblas: Struktur dan Peranannya dalam Penyembuhan Luka. Artikel. Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Krida Wacana. Jakarta.

Sussman, C. dan Jensen, B.M. 1998. Wound Care; A Collaborative Practice Manual for Physical Therapists and Nurses. Aspen Publishers inc. Philadelphia.

Sutedjo, U. 2004. Pengembangan Kultur Tumbuhan Berkhasiat Obat. Rineka Cipta. Jakarta.

Syamsuni, H. 2005. Farmasetika Dasar dan Hitungan Farmasi. Penerbit Buku Kedokteran ECG. Jakarta.

Wardiyah, S. 2015. Perbandingan Sifat Fisik Sediaan Krim, Gel, dan Salep yang Mengandung Etil P-Kencur (Kaempferia Galangan Linn.). Skripsi. Fakultas Kedokteran, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.21157/j.med.vet..v13i2.15900

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 by author and J. Med. Vet.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
J. Med. Vet. is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.