ANALISIS KESIAP SIAGAAN KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS III BANDA ACEH MENGHADAPI RISIKO BENCANA INFEKSI VIRUS MERS-CoV DI BANDARA SULTAN ISKANDAR MUDA TAHUN 2015

Yusri Yusri, Imran Imran, Mudatsir Mudatsir

Abstract


Abstrak. Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Banda Aceh mempunyai tugas dan fungsi antara lain melaksanakan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit berpotensial menimbulkan risiko Wabah dan KLB salah satunya adalah Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV). Penyakit ini merupakan penyakit infeksi melular yang berbahaya. Pada skala yang besar bisa menjadi wabah dan Kejadian Luar Biasa yang mengakibatkan meningkatnya jumlah penderita dan korban jiwa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapsiagaan Pegawai KKP Kelas III Banda Aceh menghadapi bencana penyakit MERS-CoV dilihat dari komponen Sumber Daya Manusia, Sarana Prasarana, Pendanaan dan Koordinasi. Penelitian ini dilakukan selama 1 (satu) bulan dari bulan November-Desember 2015. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode triangulasi. Populasi penelitian ini adalah pegawai KKP Kelas III Banda Aceh 12 orang dan 6 intansi lain yang diwakili oleh 1 orang pegawai. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui quesioner, wawancara mendalam, fokus grup diskusi dan dokumentasi. (JKS 2016; 2: 93-98)

 

Kata Kunci: Kesiapsiagaan, MERS-CoV, SDM, Sarana dan Prasarana, Pendanaan dan Koordinasi.

 

Abstract. Port Health Office Class III of Banda Aceh is aimed to prevent the spreading of communicable diseases such as Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) that can be a plague and Extraordinary Condition (KLB) and raise the number of victims. This research aimed to find out the preparedness of Port Health Office Class III of Banda in dealing with MERS-CoV disease in term of human resources, facilities and infrastructures, budget, and coordination. Research was conducted from November to December in 2015. Research approach used was qualitative and triangulasi methode in Port Health Office Class III Banda Aceh. Data was collected through In-depth interview, focus group discussion, documentation and observation. The results showed that; there was no Quick Response Team and simulated emergency response, there was no isolation room in in Sulthan Iskandar Muda International Airport, the thermal scanner tool was broken and there was a lack of budget and coordination. It is recommended that Quick Response Team should be formed as soon as possible, held simulated emergency response in order to improve human resources ability, prepare facilities and infrastructures like isolation room, fix the thermal scanner tool, increase budget, and improve cooperation and coordination with other institutions. (JKS 2016; 2: 93-98)

 

Keywords: Preparedness, MERS-CoV, Human Resources, Facilities and Infrastructures, Fund and   Coordination


Keywords


Kesiapsiagaan; MERS-CoV; SDM; Sarana dan Prasarana; Pendanaan dan Koordinasi; Preparedness; MERS-CoV; Human Resources; Facilities and Infrastructures; Fund and Coordination

Full Text:

PDF

References


Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007. Tentang Penanggulangan Bencana di Indonesia. Jakarta: BNPB

Kementerian Kesehatan RI. 2014. Pedoman Umum Kesiapsiagaan Menghadapi Middle East Respiratory Syndrome-Corona Virus (MERS-CoV). Jakarta, Direktur Jenderal PP dan PL.

Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan. 2014. Cegah MERS CoV, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan di Pintu Masuk Negara http://dinkes.pamekasankab.go.id/index.php/berita/216-mers-cov. Diakses 14 September 2015.

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Banda Aceh. Profil 2014. Aceh Besar, Kepala KKP Kelas III Banda Aceh.

Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2015. Arti Kata Sarana dan Prasarana, http//kbbi.web.id.

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Banda Aceh. DIPA 2014. Aceh Besar, Kepala KKP Kelas III Banda Aceh.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Cetakan ke-19, Bandung, Alfabeta.Kementerian Kesehatan RI. 2013.

Linda Seale Leach., Ann M.Mayo. 2013. Rapid Response Teams Qualitative Analysis of Their Effectiveness. AJCC American Journal Of Critical Care, 22 (3): 198-209.

Sudiro dan Addi, 2014. Keefektifan Simulasi Manajemen Kesiagaan Bencana Bidang Kesehatan Terhadap Peningkatan Kemampuan Perawat Dan Bidan. Poltekkes Solo Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan, 3 ( 2): 204-208

Lisdawati. 2014. Implementasi Pelayanan Kesehatan Masyarakat Di Rumah Sakit Umum Daerah Inche Abdoel Moeis Samarinda Seberang. eJournal Administrasi Negara Universitas Mulawarman, 5 (3): 1734-1747.

Rien Gloria Sihombing., Thini Nurul R. 2013. Dampak Pembiayaan Kesehatan Terhadap Ability To Pay Dan Catastrophic Payment. Jurnal Admistrasi Kesehatan Indonesia, 1(1): 1-8.

Ristini., Rukmini., Oktariana. 2012. Analisis Implementasi Kebijakan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Bidang Kesehatan Di Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Penelitian sistem Kesehatan, 15 (1): 91-102.

Pedoman Surveilans dan Respon Kesiapsiagaan Menghadapi Middle East Respiratory Syndrome-Corona Virus (MERS-CoV). Jakarta, Direktur Jenderal PP dan PL.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 1411-3848E-ISSN: 2579-6372
Copyright© 1987-2017 | ISSN: 1412-1026 | EISSN: 2550-0112 
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by:
Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala
 
Jl. Tgk. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +626517551843 
Email: jks@unsyiah.ac.id


Online Submissions & Guidelines | Editorial Policies | Contact | Statistics | Indexing | Citations