HUBUNGANPENGETAHUAN PERUBAHAN IKLIM DAN SIKAP MASYARAKATTERHADAP KEJADIAN PENYAKIT MALARIA DI WILAYAH KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR

Lisanuddin Lisanuddin, Nizam Ismail, Budi Aulia

Abstract


Abstrak. Perubahan iklim didefinisikan sebagai perubahan signifikan dari iklim maupun variabilitas iklim yang menetap dalam jangka waktu yang lama (satu dekade) atau seterusnya. Berdasarkan pemeriksaan darah (pemeriksaan mikroskopi) kejadian penyakit malaria di Kecamatan DarulImarah Kabupaten Aceh Besar tahun 2012 terbanyak terjadi di wilayah Kerja Puskesmas Kuta Cot Glie (53 kasus) dan Puskesmas Saree (44 kasus). Bila ditinjau dari place (tempat), penderita malaria terbanyak adalah pekerja yang membuka lahan baru di daerah hutan dan pulang ke rumah setelah menderita demam dan ditularkan ke penghuni rumah melalui gigitan nyamuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perubahan iklim dan sikap masyarakat terhadap kejadian malaria di Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain crossectional. Hasil penelitian didapat bahwa adanya  hubungan pengetahuan  perubahan iklim serta sikap masyarakat dalam penanggulangan terhadap kejadian penyakit malaria di Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar.(JKS 2016; 2: 69-73)

Kata kunci :perubahan iklim, sikap, kejadian malaria

Abstract. Climate change is defined as a significant change of climate and climate variability that persist in the long term (decade) or so. Based on blood tests (microscopy) the incidence of malaria in the district of Aceh Besar district DarulImarah in 2012 occured in the region of Puskesmas Kuta Cot Glie (53 cases) and Puskesmas Saree (44 cases). When viewed from the place (where), patients with malaria are those workers who open up new land in forested areas and return home after suffering from a fever and is transmitted to the occupants of the house through a mosquito bite. The purpose of this study was to determine the effect of climate change and public attitudes to malaria incidence in the district of Aceh Besar district Darul Emirate. (JKS 2016; 2: 69-73)

Keywords : climate change , the attitude , the incidence of malari

Keywords


perubahan iklim, sikap, kejadian malaria; climate change , the attitude , the incidence of malari

Full Text:

PDF

References


Soedjajadi, Keman, 2007. Perubahan Iklim Global, Kesehatan Manusia Dan Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, VO 196 L.3, NO.2, JANUARI 2007 : 195 - 204

Pats J.A. dan Kovats R.S. 2002. Hot Spots In Climate Change And Human Health. British Medical Journal, 325 : 1094-1098

Craig MH, Snaw RW and Suear D Le, (1999). A Climate based Distribution Model off Malaria Transission in Sub - Saharan Africa, Jurnal Parasitology today, Vol.15. No.3. pp.105 111. London

Depkes RI. 2011. Pedoman Penatalaksanaann Kasus Malaria Di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal P2PL, Depkes RI.

Epstein PR, Diaz HR, Elias S, Grabherr G, Graham NE, Martens WJM, Thomson EM, Susskind J. (ED). 1998. Biological And Physical Signs Of Climate Change : Focused On Mosquitoborne Diseases. Bul Amer Meterol Soc 79 : 409-17.Gunawan S. 2000.

Soekidjo, Notoatmodjo. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan, PT. Rineka Cipta, Jakarta.

Soekidjo, Notoatmojo, 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, PT. Rineka Cipta, Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 1411-3848E-ISSN: 2579-6372
Copyright© 1987-2017 | ISSN: 1412-1026 | EISSN: 2550-0112 
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by:
Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala
 
Jl. Tgk. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +626517551843 
Email: jks@unsyiah.ac.id


Online Submissions & Guidelines | Editorial Policies | Contact | Statistics | Indexing | Citations