JAMINAN KESEHATAN DAN MANAGED CARE

Rachmad Suhanda

Abstract


Abstrak. Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikembangkan di Indonesia merupakan bagian dari SJSN. Beberapa prinsip yang dianut pada JKN yakni prinsip gotong royong, nirlaba, keterbukaan, kehati-hatian, akuntabilitas, efisiensi, efektivitas, portabilitas, kepesertaan bersifat wajib, dana amanat dan hasil pengelolaan Dana Jaminan Sosial. Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional mencakup pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif termasuk pelayanan obat dan bahan medis habis pakai sesuai dengan kebutuhan medis. Managed care adalah suatu system pembiayaan pelayanan kesehatan yang disusun berdasarkan jumlah anggota yang terdaftar dengan kontrol mulai dari perencanaan pelayanan serta meliputi kontrak dengan penyelenggara pelayanan kesehatan untuk pelayanan yang komprehensif. Secara keseluruhan manage care menimbulkan reaksi positif dalam mengontrol pertumbuhan biaya pelayanan kesehatan. Pendekatan ini dapat mengurangi bahaya moral (moral hazard) terhadap pelayanan kesehatan yang tidak dibutuhkan oleh pasien sehingga mengakibatkan kerugian kesejahteraan masyarakat. Managed care ini berbeda dengan asuransi kesehatan indemnity tradisional. Dalam managed care pembayaran pada provider tidak berdasarkan  fee for service dan reimbursement, akan tetapi besar biaya telah ditentukan dan dibayar untuk memberikan pelayanan yang komprehensif termasuk pelayanan preventif.

Abstract. The National Health Insurance (NHI) developed in Indonesia is part of the National Social Security System. Some of the principles adopted at JKN are the principle of mutual cooperation, nonprofit, transparency, prudence, accountability, efficiency, effectiveness, portability, participation is mandatory, a trust fund and management outcomes of the Social Security Fund. National Health Insurance Benefits include promotive, preventive, curative, and rehabilitative care including drugs and medical materials consumables according to medical need. Managed care is a health care financing system that is based on the number of members registered with the control from the planning services and includes contracts with health care providers for comprehensive service. Overall managed care cause a positive reaction in controlling the growth of health care costs. This approach can reduce moral hazard  to health services that are not needed by the patient. Managed care is different from the traditional indemnity health insurance. In managed care payments to providers not based on fee for service and reimbursement, but the cost has been determined and paid to provide comprehensive services including preventive services.


Keywords


JKN; PelayananKesehatan; National health insurance (JKN); Managed Care; Health Services

Full Text:

PDF

References


Djuhaeini, Henni. 2007. Asuransi Kesehatan dan Manage Care. Program Pascasarjana Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Padjajaran: Bandung.

Badan Penyelengara Jaminana Sosial Kesehatan. Pedoman Umum Tata Kelola yang Baik (Good Governance) BPJS Kesehatan.

LAN. 2011. Kajian Efektivitas Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Banda Aceh: Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur IV LAN Aceh.

Mukti, G. A. (2007). Good Governance dalam Pembiayaan Pelayanan Kesehatan. Yogyakarta: Manajemen Kebijakan Pembiayaan dan Manajemen Asuransi Kesehatan UGM.

Undang Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian

Tim Sosialisasi dan Advokasi JKN. Buku Pegangan sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Putri, Asih Eka. 2014. Paham BPJS Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Jakarta: Kantor Perwakilan Indonesia

Ulinuha, Fuzna Elsa. 2014. Kepuasan Pasien BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Terhadap Pelayanan di Unit Rawat Jalan (URJ) Rumah Sakit Permata Medika Semarang Tahun 2014. Semarang: Universitas Dian Nuswantoro.

Badan Penyelengara Jaminana Sosial Kesehatan. Buku Panduan Layanan bagi Peserta BPJS Kesehatan.

Peraturan Gubernur Aceh Nomor 21 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Rakyat Aceh.

Phelps CH. Managed Care. In: Health Economics. Chapter 11. 2010. USA: Pearson. p.366-375.

Thabrany H. Politics of National Health Insurance of Indonesia: A New Era of Universal Coverage. Presented at the 7th European Conference on Health Economics. 2008. Rome, Italy: NHI Indonesia. p.1-10

Sekhri NK. Managed Care: The US Experience. In: Bulletin of the World Health Organization. 2000; 78 (6). p. 830-843. Available from: http://www.who.int/bulletin/archives/78(6)830.pdf

Mukti, G. A. (2007). Reformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan di Indonesia dan Prospek ke Depan. Yogyakarta: Manajemen Kebijakan dan Manajemen Asuransi Kesehatan UGM.

Barnum, W. H., & Kutzin, J. (1993). Hospital Cost and Efficiency. London: John Hopkins University Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 1411-3848E-ISSN: 2579-6372
Copyright© 1987-2017 | ISSN: 1412-1026 | EISSN: 2550-0112 
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by:
Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala
 
Jl. Tgk. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +626517551843 
Email: jks@unsyiah.ac.id


Online Submissions & Guidelines | Editorial Policies | Contact | Statistics | Indexing | Citations