THE CORRELATION BETWEEN SEX, AGE, NUTRITIONAL STATUS AND DIABETES MELLITUS WITH CLINICAL SYMPTOMS MDR PULMONARY TB AT RSUD DR SOETOMO

Ni Putu Anggita Medyantari, Soedarsono Soedarsono, Manik Retno Wahyunitisari

Abstract


Abstract. Multi-drug resistance is a condition where drugs rifampicin and isoniazid is not effective in killing bacteria Mycobacterium tuberculosis. Some of the causes of resistance to OAT are the use of a single drug in the treatment of tuberculosis, the use of drugs is inadequate and the irregular drug administration. In RSUD Dr. Soetomo, 25% of MDR Pulmonary TB patients do not want to be treated because symptoms are mild, no pain and feel the treatment is not comparable with the symptoms. This research is to determine the correlation between sex, age, nutritional status and diabetes mellitus with the clinical description of MDR pulmonary TB patients in RSUD Dr. Soetomo. Hence, it is expected  people can make the earliest possible prevention against this disease. In addition, clinicians are more aware of the symptoms of MDR Pulmonary TB. Method in this research is  descriptive observational study research. There were  103 patients taken as the sample of the study. Research variables consist of sex, age, nutritional status, and diabetes mellitus. The obtained data were analyzed by administering Chi- square analysis. The results of this study showed that each  variable tested in this study (sex, age, nutritional status and diabetes mellitus) associated with the symptoms of MDR Pulmonary TB  has  p > 0.05 which means no significant relationship. There are no relation between sex, age, nutrition status and comorbidities with symptom of MDR pulmonary TB.

 

Keywords: multidrug resistance, sex, age, nutritional status, diabetes mellitus

 

Multi-drug resistance adalah suatu kondisi dimana obat rifampisin dan isoniazid tidak efektif dalam membunuh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Beberapa penyebab resistensi terhadap OAT adalah penggunaan obat tunggal dalam pengobatan tuberkulosis, penggunaan obat tidak memadai dan pemberian obat tidak teratur. Di RSUD Dr. Soetomo, 25% pasien TB paru MDR tidak mau diobati karena gejalanya ringan, tidak terasa sakit dan rasakan pengobatannya tidak sebanding dengan gejalanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jenis kelamin, umur, status gizi dan diabetes mellitus dengan gambaran klinis pasien TB paru MDR di RSUD Dr. Soetomo. Sehingga diharapkan masyarakat bisa melakukan pencegahan paling dini terhadap penyakit ini. Selain itu, dokter lebih sadar akan gejala TB paru MDR. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian observasional deskriptif. Terdapat 103 pasien yang diambil sebagai sampel penelitian. Variabel penelitian terdiri dari jenis kelamin, umur, status gizi, dan diabetes mellitus. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis Chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap variabel yang diuji (jenis kelamin, usia, status gizi dan diabetes mellitus) yang dihubungkan dengan gejala TB paru MDR memiliki p> 0,05 yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan. Kesimpulannya, tidak ada hubungan antara jenis kelamin, usia, status gizi dan komorbiditas dengan gejala TB paru MDR.


Keywords


multidrug resistance, sex, age, nutritional status, diabetes mellitus

Full Text:

PDF

References


Reference

Suharyo. 2013. Determinasi Penyakit Tuberkulosis di Daerah Pedesaan. [Skripsi]. Semarang (ID): Universitas Dian Nuswantoro.

Aminah, Siti. 2014. Evaluasi Penggunaan Obat Antituberkulosis pada Pasien Tuberkulosis Multi Drug Resistant di Rumah Sakit X Periode Januari-Juni 2013. [Skripsi]. Surakarta (ID): Universitas Muhammadiyah.

Reviono, dkk. 2014. Multidrug Resistant Tuberculosis (MDR-TB): Tinjauan Epidemiologi dan Faktor Risiko Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis. Surakarta: MKB, Volume 46 No. 4, Desember 2014

Pusadatin. Temukan, Obati Sampai Sembuh. 2015 [on line]. Available at: http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin_tb.pdf

Kukus, Yondry et al. 2009. Suhu Tubuh: Homeostasis Dan Efek Terhadap Kinerja Tubuh Manusia. Jurnal Biomedik, Volume 1, Nomor 2, Juli 2009, hlm. 107-118

R.D Myers. Mekanisme Temperatur Tubuh [Internet]. 2013 [on line]. Available at: http://www.academia.edu/29264130/

Irfa, Intan dkk. Gambaran Kejadian Hemoptisis pada Pasien di Bangsal Paru RSUP Dr. M. Djamil Padang Periode Januari 2011 – Desember 2012 [Internet]. 2014 [on line]. Available at: http://jurnal.fk.unand.ac.id diakses pada 1 Juli 2017

Muhtadi. Tuberkulosis. 2013 [on line]. Available at: repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/4/Chapter%20II.pdf

Jeon, D. Tuberculous Pleurisy: An Update. 2014 [on line]. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4021261/ diakses pada 1 Agustus 2017

Tjahjono, Hendro Djoko. 2011. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nafsu Makan Pada Pasien Dengan Penyakit Pernafasan Obstruksi Kronis Di Rsud Dr. M. Soewandhie Surabaya. [Tesis]. Jakarta (ID): Universitas Indonesia

Fauzi, Zahro Abdani. 2013. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Suhu Tubuh Pekerja Pabrik Tahu di Kecamatan Ciputat Tahun 2013. [Skripsi]. Jakarta (ID): Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Hendra. 2003. Faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan suhu tubuh dan denyut nadi pada pekerja yang terpajan panas (studi kasus di departemen cor divisi tampa dan Cor PT. Pindad (Persero) Bandung tahun 2003). [Tesis]. Jakarta (ID): Universitas Indonesia

Rumanga, dkk. 2015. Gambaran Autopsi Verbal Pasien yang Meninggal Karena Tuberkulosis Di Kota Manado. Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik: Volume 3 Nomor 1 Februari 2015

Paramitasari, Devi Yanuar dkk. 2015. Hubungan Status Gizi, Umur, dan Jenis Kelamin dengan Derajat Infeksi Dengue pada Anak. Jurnal Kedokteran Muhammadiyah Volume 2 Nomor 1 Tahun 2015

Wulandari, Retno. 2013. Diabetes Mellitus dan Permasalahannya pada Infeksi Tuberkulosis. Respir Indo Vol. 33, No. 2, April 2013

Budidarmaja. Hipoglikemi. 2013 [on line]. Available at: eprints.undip.ac.id/43835/3/Eko_Budidharmaja_G2A009042_Bab2KTI.pdf diakses pada 15 Mei 2017

Renita. Diabetes Mellitus. 2013 [on line]. Available at: jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka/issue/view/11




DOI: https://doi.org/10.24815/jks.v19i2.18063

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 1411-3848E-ISSN: 2579-6372
Copyright© 1987-2017 | ISSN: 1412-1026 | EISSN: 2550-0112 
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by:
Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala
 
Jl. Tgk. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +626517551843 
Email: jks@unsyiah.ac.id


Online Submissions & Guidelines | Editorial Policies | Contact | Statistics | Indexing | Citations