AKTIVITAS GLIAL FIBRILLARY ACIDIC PROTEIN PADA OTAK MARMUT (Cavia porcellus) SEBAGAI MODEL PENYAKIT ALZHEIMER DENGAN DEPLESI HORMON TESTOSTERON

Yuli Purwandari K., Ekowati Handharyani, Dondin Sajuthi, Erni Sulistiawati

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengarakterisasi marmut sebagai hewan model untuk penyakit Alzheimer dengan mengamati histopatologis otak dan aktivitas seluler glial fibrillary acidic protein (GFAP) pada otak yang diakibatkan oleh deplesi hormon testosteron. Dua belas marmut dibagi dua kelompok berdasarkan umur, yaitu enam marmut umur 16-32 bulan dan enam marmut umur 32-48 bulan. Deplesi testosteron dilakukan dengan cara kastrasi. Dua marmut dari setiap kelompok dinekropsi untuk koleksi sampel otak pada waktu satu, tiga, dan lima bulan setelah kastrasi. Bagian otak yang diambil adalah korteks, lobus parietalis, temporalis, dan hipokampus. Sampel otak dilakukan evaluasi patologis dengan pewarnaan hematoksilin dan eosin dan immunohistokimia dengan antibodi GFAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deplesi testosteron dapat menyebabkan kerusakan otak yang ditandai oleh kematian sel neuron, peningkatan aktivitas sel-sel glia dan ekspresi GFAP pada jaringan otak.
Kesimpulan penelitian adalah penurunan kadar testosteron dalam plasma darah menyebabkan terjadinya kematian sel neuron dan peningkatan aktivitas sel-sel glia pada otak.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21157/j.ked.hewan.v9i2.2834

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 by author and J. Kedokt. Hewan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by:

          
  

p-ISSN: 1978-225X e-ISSN: 2502-5600 Copyright© 2007-2020