Latihan Isometrik Bermanfaat Menurunkan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi

Tua Parlindungan, Arti Lukitasari, Mudatsir

Abstract


Abstrak


Masalah kesehatan yang terjadi pada pasien hipertensi adalah bagaimana penerapan perawatan diri yang benar agar penyakit hipertensi dapat dikendalikan dan terhindar dari komplikasi. Latihan isometrik bermanfaat menurunkan tekanan darah istirahat sistolik dan diastolik. apabila dilakukan secara teratur, selain itu manfaat tambahan memperbaiki massa otot dan kekuatan tubuh bagian atas dan bawah, penurunan lemak tubuh, meningkatkan kepadatan tulang, mencegah patah tulang, dan peningkatan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan isometrik terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain quasi ekspriment, dengan rancangan pretest dan postest desain. Pengambilan sampel dengan cara Purposive sampling dengan jumlah 37 responden kelompok intervensi dan 37 responden kelompok kontrol. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 21 September s/d 20 November 2015 di Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe, latihan isometrik dilakukan 3 kali dalam seminggu selama 9 minggu. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh latihan isometrik terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi (P = 0.002). Dengan demikian sangat dianjurkan pada penderita hipertensi dengan menggunakan latihan isometrik untuk menurunkan tekanan darah baik dilakukan sendiri maupun kombinasi dengan olahraga yang dinamis sebagai bagian dari rejimen perawatan yang komprehensif. Latihan isometrik sangat baik pada usia 35-55 tahun tersebut lebih beresiko mengalami hipertensi sehingga dapat mempertahankan tekanan darah secara mandiri dan terkontrol.


Kata Kunci: latihan isometrik, tekanan darah, penderita hipertensi


Abstract


Health problems that occur in hypertensive patients is how the application of the right of self-care that hypertension can be controlled and avoid complications. Useful isometric exercise lowers blood pressure resting systolic and diastolic. if done regularly, in addition to the additional benefits improve muscle mass and upper body strength and lower, decrease body fat, increase bone density, prevent fractures, and improved quality of life. The purpose of this study was to determine the effect of isometric exercise on reducing blood pressure of hypertensive patients. This study uses a quasi ekspriment design, with pretest and posttest design. Sampling by means of purposive sampling with 37 respondents 37 respondents intervention group and control group. This study was conducted on 21 September s / d 20 November 2015 in the district of Banda Sakti Lhokseumawe, isometric exercise performed three times a week for 9 weeks. Results showed no effect of isometric exercise on reducing blood pressure in patients with hypertension (P = 0.002). Thus highly recommended in patients with hypertension by using isometric exercises to lower blood pressure by themselves or in combination with a dynamic sport as part of a comprehensive treatment regimen. Isometric exercise is very good at the age of 35-55 years are more at risk of developing hypertension in order to maintain blood pressure and controlled independently


Keywords: isometric exercise, blood pressure, patients with hypertension.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JIK
Jurnal Ilmu Keperawatan
 
ISSN (Print): 2338 – 6371
ISSN (Online): 2550 – 018X
 
Redaksi JIK: Jurnal Ilmu Keperawatan

Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala
Gedung Petronas, Jl. Tgk. Tanoh Abee
Darussalam, Banda Aceh 23111
Telp. (0651) 8053041; Faks. (0651) 8053041
E-mail: jik@unsyiah.ac.id
Website: http://jurnal.unsyiah.ac.id/jik

Creative Commons License
Jurnal Ilmu Keperawatan by Universitas Syiah Kuala is licensed

under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/JIK.