Kemandirian Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Yang Mengalami Skizofrenia

Dewi Hardiyanti, Said Usman, Rusli Yusuf

Abstract


Abstrak

Skizofrenia merupakan gangguan psikotik yang ditandai dengan gangguan proses berpikir dan tanggapan emosi yang lemah. Salah satu faktor penyebab kambuh skizofrenia di komunitas adalah; keluarga yang tidak tahu cara memandirikan pasien di rumah.

Metode survey analitik pada penelitian ini digunakan untuk menggali sejauh mana faktor-faktor yang berhubungan dengan kemandirian keluarga. Faktor yang menjadi penilaian merupakan bagian dari social fungtionskale; Self Care, Community Skills dan Social Skills. Penelitian dilakukan dengan mengisi kuesioner secara terpimpin, kuesioner berisi tentang kemandirian pasien, yang diinterpretasi oleh keluarga, sehingga diperoleh dengan mandirinya pasien, maka keluarga telah berhasil mandiri dalam merawat pasien.

Hasil penelitian dengan menggunakan tiga analisis data, univariat, bivariat dan multivariat. Univariat; self care kurang mandiri (67,5%), community skills kurang mandiri (17,5%), social skills kurang mandiri (82,5%), lama waktu sakit >1 tahun (77,5%), jenis kelamin; pria lebih dominan (87,5%).  Bivariat; ada hubungan self care dengan kemandirian, tidak ada hubungan community skills dengan kemandirian, ada hubungan social skills dengan kemandirian, ada hubungan lama sakit dengan kemandirian, ada hubungan jenis kelamin dengan kemandirian. Multivariat; self care adalah variabel yang paling mempengaruhi terhadap kemandirian keluarga.

Kata Kunci: Keluarga,  Kemandirian, Skizofrenia.

 

Abstrak

Schizophreniais apsychotic disorderthat is characterized by impaired thought processes and emotional responses were weak. One of the factors causing a relapse of schizophreniain the communityis; families who do not know how to make patient independently at home. Analytical survey method used in this study to explor ethe extent to which factors related to the independence of the family. Factors that are part of the social assessment function Scale; Self Care, Community Skills and Social Skills. The population in this study are all families who have family member swithschizophrenia. The sampling technique using total sampling that 40 families. The study was conducted by filling the guided questionnaire, a questionnaire containing about patient autonomy, which is interpreted by the family, in order to obtain with some independent patient, the family has been successfulin caring patients independently. Univariate; less independency of self care(67.5%), less independency of community skills(17.5%), less independency of social skills(82.5%), duration of illness  >1 year (77.5%), sex; men are more dominant (87.5%). Bivariate; Factors related to family independency are self care, social skills, duration of illness, and sex. The result also show that there is no relationship between family independency with community skills. Multivariate; Selfcareis themost variable influence on the independency of the family.

Keywords: Family,Independence,Schizophrenia


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JIK
Jurnal Ilmu Keperawatan
 
ISSN (Print): 2338 – 6371
ISSN (Online): 2550 – 018X
 
Redaksi JIK: Jurnal Ilmu Keperawatan

Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala
Gedung Petronas, Jl. Tgk. Tanoh Abee
Darussalam, Banda Aceh 23111
Telp. (0651) 8053041; Faks. (0651) 8053041
E-mail: jik@unsyiah.ac.id
Website: http://jurnal.unsyiah.ac.id/jik

Creative Commons License
Jurnal Ilmu Keperawatan by Universitas Syiah Kuala is licensed

under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/JIK.