Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Beban Keluarga dalam Merawat Klien Gangguan Jiwa di Kabupaten Aceh Besar

Rudi Alfiandi, Syarifah Rauzatul Jannah, Teuku Tahlil

Abstract


Kesehatan jiwa adalah keadaan sejahtera yang dikaitkan dengan kebahagiaan, kegembiraan, kepuasan, pencapaian, optimis, dan harapan. Gangguan jiwa adalah respon maladaptif terhadap stres baik lingkungan internal maupun eksternal, dibuktikan dengan pikiran, perasaan dan tingkah laku yang tidak sesuai. Caregiver merupakan orang yang sangat penting yang peduli pada klien gangguan jiwa di rumah. Sekitar 60%-85% orang cacat di rawat oleh keluarga dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mepengaruhi beban keluarga dalam merawat klien gangguan jiwa di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling pada 256 populasi keluarga yang sifatnya homogen. Uji statistik dengan Chi-Square pada a = 0,05 menunjukkan hasil dukungan sosial p-value 0,003 < 0,05, strategi koping p-value 0,001 < 0,05, kualitas hidup nilai p-value 0,024 < 0,05, status kesehatan p-value 0,016 < 0,05, tingkat pengetahuan p-value 0,537 < 0,05, dan pelayanan kesehatan p-value 0,010 < 0,05. Hidarapkan tim kesehatan jiwa di komunitas untuk dapat meningkatkan pelayanan serta kualitas dengan lebih banyak melakukan home visit karena meminimalkan beban keluarga dalam merawat klien gangguan jiwa. Sehingga masyarakat menyadari bahwa petugas CMHN memiliki sikap kepedulian yang tinggi terhadap masalah kesehatan jiwa yang dialami oleh keluarga.

Kata kunci: gangguan jiwa, keluarga (caregiver), dan beban keluarga.

 

Abstract

 

Mental health is a state of well-being that is associated with happiness, joy, satisfaction, achievement, optimism, and hope. Mental disorder is a maladaptive response to stress both internal and external environment, evidenced by thoughts, feelings and behavior that is not appropriate. Caregiver is a very important person who cares for clients with mental disorders at home. About 60% -85% of disabled people are cared for by their families in carrying out their daily activities. This study aims to identify the factors that influence family burden in caring for psychiatric clients in the district of Ingin Jaya, Aceh District. Sampling technique with total sampling in 256 family populations that are homogeneous. Chi-Square statistical test at a = 0.05 shows the results of social support p-value 0.003 <0.05, coping strategies p-value 0.001 <0.05, quality of life p-value 0.024 <0.05, health status p-value 0.016 <0.05, level of knowledge p-value 0.537 <0.05, and health service p-value 0.010 <0.05. Hidebut mental health team in the community to be able to improve service and quality by doing more home visits because it minimizes the burden of the family in caring for clients with mental disorders. So that the public is aware that CMHN officers have a high awareness of mental health problems experienced by the family.

 Keywords: mental disorders, family (caregiver), and family burden.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JIK
Jurnal Ilmu Keperawatan
 
ISSN (Print): 2338 – 6371
ISSN (Online): 2550 – 018X
 
Redaksi JIK: Jurnal Ilmu Keperawatan

Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala
Gedung Petronas, Jl. Tgk. Tanoh Abee
Darussalam, Banda Aceh 23111
Telp. (0651) 8053041; Faks. (0651) 8053041
E-mail: jik@unsyiah.ac.id
Website: http://jurnal.unsyiah.ac.id/jik

Creative Commons License
Jurnal Ilmu Keperawatan by Universitas Syiah Kuala is licensed

under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/JIK.