Stigma Keluarga pada Penderita Gangguan Jiwa

Risna Risna, Rahmawati Rahmawati

Abstract


Stigma pada gangguan jiwa digambarkan sebagai sikap negatif berdasarkan prasangkan dan informasi yang dipicu oleh tanda dan gejala penyakit sering digambarkan menjadi penghalang utama dalam interaksi pasien dengan lingkungan sosial masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi stigma keluarga pada penderita gangguan jiwa dengan halusinasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui indepth interview secara face to face. Penelitian ini menggunakan fenomenologi deskriptif. Sampel berjumlah 6 orang dipilih dengan tekhnik purposive sampling. Hasil analisis data berupa transkrip penelitian dianalisis dengan analysis tematik untuk mengidentifikasi tema dan kategori. Hasil penelitian ini menemukan adanya proses stigma terhadap penderita ganaguan jiwa. Proses stigma terjadi namun tidak sampai pada diskriminasi terhadap penderita. Tanda dan gejala yang muncul pada penderita gangguan jiwa tidak mempengaruhi keluarga dalam kehidupannya, pemahaman akan cara merawat penderita membantu keluarga dalam perawatan.

Kata Kunci: Stigma, Gangguan Jiwa

 

Abstract

Stigma in mental disorders is described as a negative attitude based on prejudice and information triggered by signs and symptoms of disease is often described as a major barrier in the interaction of patients with the social environment of the community. The purpose of this study is to explore the family stigma in people with mental disorders with hallucinations. This research is a qualitative research with data collection techniques carried out through an in-depth interview face to face. This study uses descriptive phenomenology. The sample was 6 people selected by purposive sampling technique. The results of data analysis in the form of research transcripts were analyzed by thematic analysis to identify themes and categories. The results of this study found that there was a stigmatizing process for mental ganaguan sufferers. The stigma process occurs but does not lead to discrimination against sufferers. Signs and symptoms that appear in people with mental disorders do not affect the family in their lives, understanding how to care for sufferers helps families in their care.

Keywords: Family’s Stigma, Mental Disorders


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JIK
Jurnal Ilmu Keperawatan
 
ISSN (Print): 2338 – 6371
ISSN (Online): 2550 – 018X
 
Redaksi JIK: Jurnal Ilmu Keperawatan

Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala
Gedung Petronas, Jl. Tgk. Tanoh Abee
Darussalam, Banda Aceh 23111
Telp. (0651) 8053041; Faks. (0651) 8053041
E-mail: jik@unsyiah.ac.id
Website: http://jurnal.unsyiah.ac.id/jik

Creative Commons License
Jurnal Ilmu Keperawatan by Universitas Syiah Kuala is licensed

under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/JIK.