Heat Energy of Candlenut Shell and Tamarind Skin Briquet with Variation on Particle Size and Pressure Pressing

Cut Dewi Afriani, Evi Yufita, Nurmalita Nurmalita

Abstract


Pemanfaatan limbah dari hasil perkebunan dapat digunakankan untuk pembuatan briket bioarang yang energinya dapat diperoleh sebagi energi alternatif. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan briket bioarang campuran antara limbah tempurung kemiri dan kulit asam jawa dengan memvariasikan tekanan pengepresan (4 ton, 5 ton, 6 ton) dan ukuran partikel dari cangkang kemiri (20 mesh, 40 mesh, 60 mesh) untuk mengetahui kualitas briket yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bawa nilai kalor briket bioarang tertinggi berada pada tekanan pengepresan 6 ton dengan ukuran butir 60 mesh sebesar 3350 kal dengan porositas sebesar 5,58 % dan kadar air sebesar 7,6 %.

 

Farm waste utilization can be done by making a briquet as an alternative energy. In this research mixture of waste candlenut shell and tamarind skin as a briquet is studied by varying the pressure pressing (4 tons, 5 tons, 6 tons) and grain size of the candlenut shell (20 mesh, 40 mesh, 60 mesh) to determine the quality of briquettes resulting from. The results show that the highest heat energy of briquet currently on the pressing pressure of 6 tons with a grain size of 60 mesh at 3350 cal with a porosity of 5.58% and a water content of 7.6%.

 

Keywords: briket bioarang, tempurung kemiri, kulit asam jawa, tekanan pengepresan, ukuran butir

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  | eISSN 2355-8229 | email: jacps@unsyiah.ac.id | http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/JAcPS |