KOLESTEROL TOTAL DAN KLASIFIKASI KLINIS NEW YORK HEART ASSOCIATION III DAN IV PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF

Halimuddin Halimuddin, Intan Permata Sari

Abstract


ABSTRAK

Pasien gagal jantung  kongestif  yang tidak patuh dengan diet memiliki peluang 8.81 kali lebih besar melakukan kunjungan rawat inap ulang dibandingkan dengan klien yang patuh pada diet. Diet tinggi lemak dan rendah serat menjadi penyebab tingginya kolesterol serum.  Klinis gagal jantung kongestif diklasifikasikan berdasarkan klinis New York Heart Association (NYHA)  yang ditetapkan sesuai dengan tingkat aktifitas fisik yang menimbulkan gejala gagal jantung meliputi Klas I, II, III dan IV. Tujuan penelitian adalah untuk melihat hubungan antara klasifikasi kolesterol total dengan klasifikasi klinis New York Heart Association (NYHA) III dan IV. Jenis rancangan penelitian adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Sample penelitian 49 pasien gagal jantung kongestif  saat masuk dan  rawat inap di rumah sakit umum daerah dr Zainoel Abidin Banda Aceh.  Sample ditetapkan dengan tehnik proporsive sampling. kriteria inklusi ialah: kadar kolesterol belum diterapi, gagal jantung tidak dengan kehamilan. Analisa  data menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil penelitian ini didapatkan hubungan yang signifikan antara klasifikasi kolesterol total dengan klasifikasi klinis New York Heart Association III dan IV (p-value 0.007). Direkomendasikan kepada pasien gagal jantung agar mengontrol kolesterol total tidak meningkat untuk mencegah meningkatnya klasifikasi klinis keparahan gagal jantung kongestif.

Kata kunci: Gagal Jantung Kongestif, Kolesterol Total, Kelas Nyha III Dan IV.

 

ABSTRACT

Congestive  heart failure patient who were disobedient to diet had an 8.81 times higher chance of doing re-visits than those who were obedient to diet. High-fat and low-fiber diets are the cause of high serum cholesterol. Clinical congestive heart failure is classified according to clinical New York Heart Association (NYHA) defined according to the level of physical activity that causes symptoms of heart failure into Class I, II, III and IV. The aim of the study was to examine the relationship between the classification of total cholesterol and the clinical classification of the New York Heart Association (NYHA) III and IV. Type of research design is descriptive correlative with cross sectional study approach. The samples of this study are 49 patients with congestive heart failure at admission and hospitalized in General Hospital dr Zainoel Abidin in Banda Aceh. The sample is determined by using proportional sampling technique. The inclusion criteria are: cholesterol level have not been treated, heart failure with non-pregnancy condition. Analyzed data was using Chi-square statistical test. The results of this study found that a significant relationship between the classification of total cholesterol with clinical classification of New York Heart Association III and IV (p-value 0.007). Recommended to patients with heart failure to control their total cholesterol does not increase to prevent the increased clinical classification of the severity of congestive heart failure.

 

Keywords:Congestive heart failure, total cholesterol, classification NYHA III and IV.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail: inj@unsyiah.ac.id

  
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.