PERASAAN KETIDAKBERDAYAAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN ULKUS DIABETIK

febriyani Febriyani, devi Darliana

Abstract


ABSTRAK

Menderita penyakit kronik membuat individu merasakan perasaan ketidakberdayaan, yang dapat mengurangi rasa percaya diri pasien dalam pengobatan, sehingga berdampak terhadap kualitas hidup, termasuk pada pasien ulkus diabetik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perasaan ketidakberdayaan dengan kualitas hidup pasien ulkus diabetik di Poliklinik Endokrin Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah descriptive correlative dengan desain penelitian cross sectional study. Responden sebanyak 66 pasien ulkus diabetik dengan grade II-V menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terpimpin menggunakan kuesioner baku The Powerlessness Assessment Tool for Adult Patient dan kualitas hidup dari WHOQOL-BREF 2012. Analisa data menggunakan Chi Square test. Hasil penelitian menunjukkan perasaan ketidakberdayaan berada pada kategori berat dengan jumlah 42 responden (63,6%) dan kualitas hidup pasien berada pada kategori kurang dengan jumlah 34 responden  (97,1%). Dari hasil pengolahan data diperoleh nilai P-Value=0,00, berarti terdapat hubungan antara perasaan ketidakberdayaan dengan kualitas hidup pasien ulkus diabetik di Poliklinik Endokrin Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Diharapkan kepada perawat agar memberikan dukungan mental, informasi, serta pendidikan kesehatan kepada pasien sehingga perasaan ketidakberdayaan dapat berkurang dan pasien optimis dalam penyembuhan luka serta pasien mempersepsikan kualitas hidupnya menjadi lebih baik.

Kata kunci: Perasaan ketidakberdayaan, kualitas hidup, ulkus diabetik 

 

ABSTRACT

Suffering from a chronic desease will make people feel helpless. Feelings of powerlessness can reduce the patient’s confidence in the treatment, so that it brings impact to the quality of life, including diabetic ulcers. The purpose of this research was to find out the relationship between feelings of powerlessness with the quality of life of diabetic ulcer patients in Endocrine Polyclinic of dr. Zainoel Abidin General Hospital of Banda Aceh.  The type of this study was a descriptive correlational study with cross-sectional study desain. The respondents were 66 diabetic ulcer patients with grade II-V optained by using purposive sampling method. The questionnaires were standardized questionnaires that is Powerlessness Assessment Tool for Adult Patient and quality of life from whoqol-breef 2012. The result showed that the feeling of powerlessness was in the severe category with 42 respondents (63,6%) and the quality of life of the patients was in category with 34 people (97,1%). The result of data processing showed that P-Value=0.00, which meant there was arelationship between feelings of powerlessness and quality of lifeof the patients in Endocrine Polyclinic of dr. Zainoel Abidin General Hospital of Banda Aceh. The nurses are expected to provide mental support, information support, and health education to the patients so that the feelings of helpessness of the patients can be reduced, and the patients will have optimism in wound healing, and they can perceive their quality of life much better.

Keywords: Feelings of powerlessness, quality of life, diabetic ulcer


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:idea.nursingjournal@gmail.com

  
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.