KEIKUTSERTAAN MENJADI AKSEPTOR KELUARGA BERENCANA PADA PASANGAN USIA SUBUR DITINJAU DARI ASPEK SOSIAL DAN BUDAYA

Darmawati Darmawati, Annisa Nur Rakhmah

Abstract


ABSTRAK

Dalam beberapa sosial budaya dimasyarakat ada yang belum dapat menerima program pengaturan jarak kehamilan secara nyata, sehingga hal ini dapat mempengaruhi keikutsertaan mereka menjadi akseptor keluarga berencana. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui keikutsertaan menjadi akseptor keluarga berencana pada pasangan usia subur ditinjau dari aspek sosial budaya. Jenis penelitian ini deskriptif eksploratif, dengan desain penelitian cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah pasangan usia subur berjenis kelamin perempuan sebanyak 100 yang diperoleh dengan dengan metode multistage random sampling. Kuesioner dalam penelitian ini adalah kuesioner yang dikembangkan sendiri dari peneliti. Hasil penelitian menunjukkan ditinjau dari aspek sosial  keikutsertaan akseptor KB pada PUS  Di PKM Blang Bintang berada pada katagori tidak mendukung dengan jumlah 59 responden dan dari aspek budaya berada pada kategori tidak mendukung dengan jumlah 55 responden serta jumlah keikutsertaan berada pada kategori positif sebanyak 52 responden. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapat menggalakan dan mensosialisasi kembali tentang jenis dan alat kontrasepsi serta bagi pasangan usia subur di PKM Blang Bintang diharapkan dapat menerima mengenai informasi alat-alat dan metode kontrasepsi.

Kata kunci: Sosial, budaya, PUS, keikutsertaan, keluarga berencana

 

ABSTRACT

There are some socio-culture in the community that has not been able to receive a real-time spacing regimen, so this may effect their participation as family planning acceptors. The purpose of this study is to determine the participation of family planning acceptors in couples of reproductive age in terms of socio-cultural aspects. Respondents in this study were female fertile couples age of 100 obtained by multistage random sampling method. Questionnaire in this research is self-developed questionnaire from researcher. The results showed 59 respondents who viewed from the social aspect of the acceptance KB acceptor in couple of reproductive age in PKM Blang Bintang are in a non-supportive category. On the culture aspects, 55 respondents are in the category does not support. And 52 respondents are in positive category. It is expected that health workers should be able to promote and re-socialize the type and tools of contraception and for couples of reproductive age in PKM Blang Bintang expected to receive information on devices and methods contraceptive.

Keywords: Social, culture, couples of reproductive age, participation, family planning


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:idea.nursingjournal@gmail.com

  
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.