PENGARUH LATIHAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP KADAR GULA DARAH DAN ANKLE BRACHIAL INDEX PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II”

Galfani Volta Simajuntak, Marthalena Simamora

Abstract


ABSTRAK

Diabetes mellitus (DM) merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia yang menyebabkan banyak komplikasi. Salah satunya adalah penyakit arteri perifer (PAP). PAP menyebabkan penurunan aliran darah terutama di ekstremitas bawah yang ditandai dengan ankle brachial index (ABI) yang rendah. PAP merupakan salah satu faktor resiko amputasi pada pasien DM. Relaksasi Otot progresif merupakan latihan yang dapat memperlancar aliran darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh latihan relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah dan nilai ABI pada pasien DM tipe II. Metode penelitian ini adalah quasy eksperiment dengan pendekatan one group pre-post test. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Latihan relaksasi otot progresif dilakukan 3 kali sehari selama 1 minggu. Data dianalisis dengan uji t-dependent dengan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan kadar gula darah sebelum dan setelah dilakukan intervensi (pvalue 0,001). Namun, tidak ada perbedaan signifikan nilai ABI sebelum dan setelah intervensi (0,997). Hal ini menunjukkan bahwa relaksasi otot progresif efektif dalam menurunkan kadar gula darah, namun tidak dapat meningkatkan nilai ABI. Oleh karena itu, diharapkan pasien DM tipe 2 dapat melakukan latihan relaksasi otot progresif secara rutin untuk membantu mengontrol kadar gula darah.

Kata kunci: Ankle brachial index, gula darah, relaksasi otot progresif.


ABSTRACT

Diabetes mellitus (DM) is a disease characterized by hyperglycemia which normally leads to complications. One of which is peripheral artery disease (PAD). PAD decreases blood flow, particularly in extremities which is indicated by low ankle brachial index (ABI). PAD is a factor causing amputation in patients with DM. Furthermore, progressive muscle relaxation is a training which may increase blood flow. This study aimed to investigate the effect of progressive muscle relaxation training on blood sugar level and ABI value in patients with type 2 DM. Quasi experimental design using one group pre-post test was employed in this study. By using purposive sampling technique, 30 participants were selected as samples in the present study. Progressive muscle relaxation training was carried out 3 times a day for one week. The data was analysed by performing t-test analysis. The result showed that there was a significant difference of blood sugar level, before and after the intervension carried out (p value=0.001). However, there was no significant difference of ABI value, before and after the intervention (p value=0.997). It may indicate that progressive muscle relaxation training is effective to reduce blood sugar level, yet, not effective to increase ABI value. Based on this result, it is expected that patients with type 2 DM can carry out progressive muscle relaxation regularly to help control their blood sugar level.

Keyword: Ankle brachial index, blood sugar, progressive muscle relaxation

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:idea.nursingjournal@gmail.com

  
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.