HUBUNGAN STRES, DEPRESI DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KEPATUHAN PEMBATASAN ASUPAN NUTRISI DAN CAIRAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK

Minta Ito Melinda Harahap, Sori Muda Sarumpaet, Mula Tarigan

Abstract


ABSTRAK

Hemodialisis merupakan salah satu terapi pengganti ginjal (TPG) yang paling umum dijalani oleh pasien gagal ginjal kronik (GGK).Hemodialisa akan cenderung berdampak pada emosi, kognitif dan perilaku adaptasi seperti munculnya stres, depresi dan dukungan sosial. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menjelaskan hubungan stress, depresi, dan dukungan social dengan kepatuhan pembatasan nutrisi dan cairan pada pasien gagal ginjal kronik. Desain penelitian adalah cross sectional dengan jumlah sampel 96 responden, populasi yang didapat dengan purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan cara pengisian kuesioner. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 46-55 tahun berjumlah 42 responden (43,8%) dan rata-rata lamanya responden menjalani hemodialisa >12 bulan berjumlah 67 responden (69,8%). Analisis hasil penelitian menggunakan uji spearman (bivariat). Pada analisa korelasi didapatkan adanya hubungan yang bermakna antara stres, depresi, dukungan social dengan kepatuhan pembatasan nutrisi pada pasien gagal ginjal kronik (p=-0,231, p=- 0,355, p=-0,113) dan ada hubungan yang bermakna antara stres, depresi, dukungan social dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronik (p=-0,226, p=-0,238, -0,317). Perawat di ruangan hemodialisa
harus mampu meningkatkan pemahaman dan kompetensinya dalam memberikan asuhan keperawatan terkait kepatuhan pembatasan nutrisi dan cairan pasien khususnya pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisa

Kata kunci:Stress, Dukungan Sosial, Gagal Ginjal Kronik

ABSTRACT

Hemodialysis which is one of renal replacement therapy (TPG) is most commonly endured by patients with chronic renal failure (CRF). Haemodialysis would be likely to have an impact on the emotional, cognitive and behavioral adaptations such as the emergence of stress, depression and social support. The purpose of this study is to identify and explain the relationship of stress, depression, and social support with nutrients and fluid restriction compliance in patients with chronic renal failure. The study design was Cross-sectional with sample of 96 respondents, obtained by purposive sampling. The data was collected with questionnaire. The results showed that the majority of respondents aged 46-55 years amounted to 42 respondents (43.8%) and the average length of undergoing hemodialysis respondent> 12 months of which 67 respondents (69.8%). Analysis used the Spearman test (bivariate). In the correlation analysis found a significant relationship between stress, depression, social support and nutritional restriction compliance in patients with chronic renal failure (p = -0.231, p = -0.355, p = -0.113), and there is a significant correlation between stress, depression, social support to compliance with fluid restriction in patients with chronic renal failure (p = -0.226, p = -0.238, -0.317). Nurses in the room hemodialysis should be able to increase the understanding and competence in providing nursing care related to compliance with the adherence of nutritions and fluids restrictions on cronic kidney disease patients

Keywords: Stress, Social Support, Cronic Kidney Disease


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:idea.nursingjournal@gmail.com

  
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.