PENGALAMAN PASIEN KANKER PAYUDARA PADA SUKU BATAK YANG MENJALANI KEMOTERAPI

Connie Melva Sianipar, Nurmaini, Nurmaini, Nur Afi Darti

Abstract


Abstrak

Kanker payudara merupakan penyakit kanker yang paling umum yang diderita oleh kaum wanita. Fenomena yang di dapatkan dari pasien yang dirawat dengan kanker payudara yang mendapatkan kemoterapi di RSUP Haji Adam Malik Medan terdapat peningkatan jumlah penderita kanker payudara sepanjang tahun 2014 ada 9.189 orang. Penderita kanker payudara yang tertinggi di Sumatera Utara adalah wanita suku batak sebanyak 215 orang (68.9%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi tentang pengalaman pasien kanker payudara pada suku batak yang menjalani kemoterapi. Desain penelitian adalah fenomenologi deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih partisipan yang memenuhi kriteria. Partisipan dalam penelitian ini adalah 15 pasien kanker payudara suku batak. Hasil wawancara yang ditranskip dianalisis menggunakan content analysis. Hasil penelitian ini menemukan 5 tema yang mencerminkan fenomena yang diteliti. Tema-tema tersebut yaitu 1) Mengalami ketidakstabilan emosi pasien kanker payudara pada suku batak sebagai respon terhadap kemoterapi, 2) Melakukan adaptasi untuk mengurangi perubahan fisik setelah kemoterapi, 3) Mengupayakan penyembuhan dan pemulihan yang dilakukan pasien kanker payudara pada suku batak dalam mengatasi dampak kemoterapi, 4) Mengurangi ketidakstabilan emosi yang dilakukan pasein kanker payudara selama menjalani kemoterapi, 5) Kendala yang dialami pasien kanker payudara pada suku batak selama menjalani kemoterapi. Penelitian ini disarankan bagi tenaga pelayanan kesehatan khususnya perawat agar memberikan pelayan keperawatan holistik berdasarkan kultural pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi, memberikan informasi kepada pendidikan pentingnya melihat kultural pasien daam memberikan pelayanan keperawatan.

Kata Kunci: Pengalaman, Kanker Payudara, Kemoterapi


ABSTRACT

Breast cancer is the most common cancer suffered by women. Phenomenon in getting from patients treated with breast cancer who received chemotherapy in Haji Adam Malik Hospital, there is an increasing number of breast cancer throughout the year 2014 there were 9189 people. Patients with breast cancer is highest in North Sumatra Batak tribe women as much as 215 people (68.9%). The objective of this research was to explore the experience of Bataknese breast cancer patients who were under chemotherapy treatment. The research used phenomenology descriptive method. The data were gathered by conducting in-depth interviews. The sample were 15 Bataknese breast cancer patients who had fulfilled the criteria, taken by using purposive sampling technique. The Results of recorded interviews was analyzed by using content analysis. The result of the research showed that there were five themes which reflected the phenomena. They were experienced the emotional instability of breast cancer patients as a response to chemotherapy, adaptation to reduce the physical changes after chemotherapy, seeked the healing and recovery by breast cancer patients who were under chemotherapy treatment, reduced the emotional instability by breast cancer patienst who were under chemotherapy treatment, obstacles which is experienced by the breast cancer patients under chemotherapy treatment. It is recommended that health care provider, especially nurse, provide holistic service based on cultural for breast cancer patients who were treated with chemotherapy and give information to educational that the importance of cultural to give the nursing services.


Keywords: Experience, Breast Cancer, Chemotheraphy


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:idea.nursingjournal@gmail.com

  
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.