KORELASI ANTARA KADAR GULA DARAH DENGAN KADAR ASAM URAT PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2

Masra Lena Siregar, Nurkhalis, Nurkhalis

Abstract


ABSTRAK


Kadar asam urat memiliki peningkatan yang signifikan pada pasien prediabetes. Peningkatan kadar asam urat berhubungan dengan hiperinsulinemia pada pasien DM tipe 2 yang dapat memicu timbulnya komplikasi hiperurisemia serta penyakit kardiovaskuler lainnya sehingga dibutuhkan pengetahuan tentang efek peningkatan kadar asam urat terhadap tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kadar
gula darah (KGD) dengan asam urat pada pasien DM tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelatif pada 27 pasien DM tipe 2 yang berobat ke Poliklinik Endokrinologi RSUZA Banda Aceh. Pasien yang memenuhi kriteria penelitian dilakukan pemeriksaan kadar asam urat, KGD puasa dan 2 jam pascaprandial. Untuk menentukan korelasi (r) dan koefisien determinasi (R2) digunakan uji korelasi Pearson serta uji regresi linier. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 55,5% berjenis kelamin perempuan dengan rerata usia 54,7±9,3 tahun. Hasil uji korelasi Pearson didapatkan adanya korelasi positif antara kadar asam urat dan KGD puasa sebesar r=0,652 (p<0,0001), namun kadar asam urat tidak berkorelasi dengan KGD2pp (r=0,313, p=0,112). Variasi kadar asam urat dipengaruhi oleh KGDpuasa (R2 0,425; IK95% 0,013-0,036; p<0,0001).


Kata Kunci: diabetes melitus tipe 2, kadar asam urat, kadar gula darah.


ABSTRACT

Uric acid level raises significantly in prediabetes patient. This condition is associated with hyperinsulinemia in type 2 diabetes mellitus (DM) that can emerge hyperuricemia complications and other cardiovascular
diseases. Then it is needed to know the effect of uric acid level raising in the body. The aims of this study is to know the correlation between blood glucose and uric acid level in type 2 DM. This study is corelative
analytic study in 27 patients at endocrinology outpatient clinic RSUZA Banda Aceh. The patients in this research were examined uric acid level, fasting and 2- hours postprandial plasma blood glucose (FPG and
2hPPG). We determined the correlation (r) and coefficient determination (R2) by using Pearson and linier regression analyzes. According to this study, the result showed the female gender was the commonest population (55.5%) and average age was 54.7±9.3 years. Pearson analyzes result showed uric acid level had a significant positive correlation with FPG (r=0.652, p<0.0001), but no correlation with 2hPPG (r=0.313, p=0.112). The variation of uric acid level was affected by FPG (R2 0.425, CI95% 0.013-0.036, p<0.0001).


Keywords: type 2 diabetes mellitus, serum uric acid, plasma blood glucose


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:idea.nursingjournal@gmail.com

  
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.