PENGALAMAN PASIEN SUKU BATAK TOBA DENGAN GAGAJ GINJAL KRONIS DALAM MENJALANI HEMODIALISA

Lenny Lusia Simatunpang, Nurmaini, Nurmaini, Cholina Trisa Siregar

Abstract


 ABSTRAK                                                                                                                                  Pengalaman  pasien  yang  menjalani   terapi  hemodialisa sangat  fenomena   dan  menarik   perhatian   para professional kesehatan, karena didalam menjalani terapi Hemodialisis (HD), partisipan menyisakan sejumla persoalan   penting,   sebagai dampak   terapi  hemodialisa.   Tujuan   dari  penelitian   ini untuk  mengetahui pengalaman  pasien  suku  Batak  Toba dengan  Gagal  Ginjal  Kronis  (GGK)  dalam  menjalani hemodialisa. Penelitian  ini  merupakan   studi  fenomenologi  deskriptif.  Pengumpulan   data  dilakukan  dengan  indepth interview. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 14 orang yang dipilih dengan teknik purpossive sampling partisipan yang bersuku Batak Toba dan lamanya menjalani hemodialisa  minimal enam bulan. Pelaksanaan wawancara  dilakukan  di  rumah  partisipan,  peneliti  kontrak  dengan  partisipan  dan peneliti  mengunjungi rumah  partisipan.  Hasil  wawancara dianalisa  dengan  metode  collaizi  dan  ditemukan  4  tema pada  hasil wawancara  dengan para partisipan.Tema  yang dijumpai  yaitu dampak/efek/keluhan  yang dirasakan  selama menjalani   hemodialisa,   upaya   yang   dilakukan   untuk  mengatasi   keluhan   selama   hemodialisa,   bentuk dukungan yang diterima selama menjalani hemodialisa, kendala selama menjalani hemodialisa. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan supaya memperhatikan sosial budaya  pasien,  karena  perhatian  dari sosial  budaya  bisa  mengurangi   masalah  pasien  yang menjalani hemodialisa.

Kata kunci: pengalaman, suku batak toba, hemodialisa.

 

 ABSTRACT                                                                                                                                 Patientsexperience under hemodialysis therapy is very phenomenal and interesting for health professionals because the patients who are under hemodialysis therapy have a number of important problems as the effect of hemodialysis therapy. The objective of the research was to find out the experience of Batak Toba patients suffered   from  GGK  (chronic   kidney   failure)   under   hemodialysis    therapy.   The  research   was   a phenomenological  descriptive study. The data ere gathered by conducting in-depth interviews. The samples were 14 Batak Toba people as the respondents who had undergone hemodialysis therapy at least six months, taken by using purposive sampling technique. The interviews were conducted at their homes; the researcher contacted them and visited their homes. The result of the interviews was analyzed by using Collaizi method. It  was  found  that there  were  four  themes:  experiencing  physical  complaints, psychological  and  activity disorder  spiritual  (gangguan  aktivitas psikologi  dan  spritual),  seek  medical  treatment  and  therapy  of traditional  Batak  Toba,  received  the support  of habit Batak  Toba  and support  of religious  and financial support  from  relatives  and children,  having  problems  because  they  have  came  to  town  for dialysis  in Medan.It  is recommended  that nurses  should  pay  attention  to patients’  socio-cultural  values  in order  to lessen patients’ problems during the treatment.

Keywords: experience, bataktoba ethnic group, hemodialysis

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:idea.nursingjournal@gmail.com

  
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.