PENGARUH LATIHAN ROM TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RSUDZA BANDA ACEH

Marlina, Marlina

Abstract


ABSTRAK

 

Stroke adalah penyakit peredaran darah otak yang mempunyai manifestasi klinis tergantung dari luas dan lokasi lesi yang terkena. Akibat dari terganggunya kebutuhan oksigen ke otak dapat terjadi manifestasi klinis berupa kelemahan sebagian atau seluruh anggota gerak dari tubuh sehingga pasien tidak mampu melakukan aktivitas karena kelemahan anggota gerak dan membutuhkan latihan anggota gerak yang bertujuan untuk mencegah kecacatan. Latihan Range of  Motion (ROM) merupakan salah satu bentuk latihan dalam proses rehabilitasi yang dinilai masih sangat efektif untuk mencegah terjadinya kecacatan pada pasien dengan stroke. Penelitian ini dilakukan mulai tanggal 9 Agustus sampai dengan  10 september 2011 di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2011 dengan tujuan  untuk mengetahui pengaruh ROM terhadap peningkatan  kekuatan otot. Desain Penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan pretest-postest group desain kelompok intervensi (intervention group) dan kelompok kontrol (control group). Analisis bivariat dengan uji t-test independen dan t-test dependen. Sampel berjumlah 50 responden yang terdiri dari 25 group kontrol dan  25 group intervensi dengan pendekatan non probability sampling jenis consecutif sampling. Pasien diberikan tindakan latihan range of motion selama 6 hari. Evaluasi hasil penelitian dilakukan setelah 6 hari dengan menilai kekuatan otot. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kekuatan otot responden pada latihan ROM sebelum intervensi  adalah  3,68 dengan standar deviasi 1,62. Pada pengukuran sesudah intervensi didapat rata-rata 4,60 dengan standar deviasi 0,81. Terlihat nilai mean perbedaan antara pengukuran pertama dan kedua 0,92 dengan standar deviasi 1,07. Hasil uji statistik didapatkan nilai (Pvalue=0,000) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang bermakna kekuatan otot sebelum dan sesudah tindakan ROM pada pasien stroke iskemik. Rekomendasi hasil penelitian agar latihan ROM yang dimodifikasi dapat diterapkan pada pasien stroke untuk meningkatkan nilai kekuatan otot sehingga akan meningkatkan kemampuan pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari serta dapat mencegah stroke berulang yang berakibat kematian.

Kata Kunci: latihan rom, kekuatan otot, pasien stroke iskemik

 

ABSTRACT

Stroke is a circulatory brain disease which had clinical manifestations based on the size and location of lesions affected. As a result of the disruption of oxygen to the brain needs can occur the clinical manifestations included the weakness of some or all of the body limbs so that the patient could not doing the activity because of the limbs weaknesses and they needs limb exercises for preventing disability. Range of Motion (ROM) exercise is one of exercise type on rehabilitation process which was assessed still effective for preventing disability occurs in the stroke patient. This Research was done start from August 9th until September 10th2011 in the District General Hospital dr. Zainoel Abidin of Banda Aceh, 2011 which aimed to find out the impact of the ROM for increasing the muscle strength. The study design is quasi experimental study with pretest-posttest group design and had the intervention and the control groups. Bivariat analysis was tested by using the independent t-test and dependent t-test. The samples are 50 participants included 25 person control group and 25 person experimental groups with a non probability sampling and consecutive sampling types. The patients are given action of the Range of Motion exercise during 6 days. The evaluation of the study conducted after 6 days to assess the muscle strength. A result of the study showed the mean score of the participant’s muscle strength before the ROM exercise intervention was 3.68 with standard deviation 0.81. It showed that the mean score different between the first, and the second measurements with the standard deviation 1.07. The result of statistic tested obtained value (P value=0.000), so it can be concluded that there is significant influence the muscle strength before and after the ROM exercise in stroke ischemic patient. The study recommendation is the modification of ROM exercise can be applied in stroke patient for increasing the muscle strength, so it can increase the patient ability in doing daily activity and it can prevent stroke relapse which is caused death.

Keywords: ROM exercise, muscle strength, stroke ischemic patient


Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:idea.nursingjournal@gmail.com

  
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.