RESILIENSI PASIEN NAPZA SELAMA MASA REHABILITASI

Budi Satria, Sazira, Sazira

Abstract


ABSTRAK

Banyak masyarakat mengalami gejala hilangnya kebermaknaan spiritualitas yang mengakibatkan terjadinya penurunan kebahagiaan dan kesejahteraan psikologi. Akibatnya kekerasan banyak terjadi dan seolah menjadi cara menyelesaikan masalah. Bahkan diantaranya melakukan perilaku merusak diri sendiri seperti penyalahgunaan NAPZA. Salah satu cara yang digunakan untuk memulihkan pengguna NAPZA adalah dengan rehabilitasi. Kemampuan pengguna NAPZA kembali normal disebut resiliensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat resiliensi pasien NAPZA  selama masa rehabilitasi. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10 sampai dengan 17 Juni 2016. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Teknik pengumpulan data dengan membagikan angket pada pasien NAPZA yang dibantu oleh perawat pelaksana yang bertugas di ruang tersebut dalam bentuk skala Likert yang terdiri dari 13 pernyataan. Metode analisis data  menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat resiliensi pasien NAPZA selama masa rehabilitasi terdapat 13 responden  (43,3%) mengalami tingkat resiliensi rendah dan sebanyak 17 responden (56,7%) mengalami tingkat resiliensi tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis menyarankan kepada penyedia kesehatan, kelurga, serta masyarkat untuk selalu memberikan dukungan baik secara intrernal diri pasien maupun eksternal pasien untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan resiliensi pada pasien rehabilitasi NAPZA Rumah Sakit Jiwa Provinsi Aceh di Banda Aceh.

Kata kunci: Resiliensi, Pasien Napza, Rehabilitasi.

 

ABSTRACT

Many people experience the symptoms of loss meanigfulness spiritualty which resulted the decreasing of happiness and posperity pyschological. As a result, violence occurs substantialy and it considers as the way to solve the problem for instance, doing self-destructive behavior, namely drug abuse. One way that can be used to recover the drug user is by rehabilitation. The ability of drug user’s return to be normal is called resilience. But it needs a good spirituality in order to mantain the resilience. The purpose of this study is to determine level  resilience of drug patients in rehabilitation room. This research was conducted on 10 until June 17, 2016. The method used for this research was a descriptive correlative research with a cross sectional study design. The sample was selected by using a purposive sampling technique, and 30 respondents were  selected. Technique of data collection in this study was by distributing questionnaires to the drug patients that assisted by a nurse who officiated  in the room in the form of Likert scale, consisting of 13 statements. The data was analyzed statistically by using a chi-square test. The result of this study shows that  level resilience of the drug patients in rehabilitation have 13 respondents (43,3%) experiencing low resilience and as much 17 respondents (56,7%) experiencing high resilience. Based on this study, researchers suggested on healthcare provider, family, and society can  give support internal and eksternal in patients to retain and increase the resilience of the drug patients resilience in psychriatric hospital Province Aceh in Banda Aceh.

Keywords: Resiliensce, Drug of Patients, Rehabilitation

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:idea.nursingjournal@gmail.com

  
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.