PENGARUH KETAMIN SEBAGAI ZAT NEUROTOXICITY

Kulsum Kulsum, Imai Indra, Taufik Suryadi

Abstract


Ketamin adalah suatu “rapid acting non barbiturat general anesthethic” termasuk golongan fenyl cyclohexylamine. Ketamin mempuyai efek analgetik yang kuat sekali akan tetapi efek hipnotiknya kurang. Ketamin bekerja sebagai antagonis nonkompetitif pada reseptor NMDA (N-metil-D-asparatat). Resepton NMDA adalah suatu reseptor kanal ion ( untuk ion Na +,Ca2+ dan K+ ) dan merupakan obat lipofilik dan didistribusikan dengan cepat ke dalam organ-organ yang kaya vaskular, termasuk otak, hati, dan ginjal. sebagian besar obat anestetik dan obat penenang adalah agonis reseptor asam γ-aminobutyric (GABA), antagonis reseptor glutamat N-metil-D-aspartat (NMDA) , atau kombinasi keduanya Pada anestesi umum dan sedasi dapat dilakukan dengan pemberian inhalasi atau intravena obat yang khusus. Kedua agonis GABA dan antagonis NMDA menyebabkan anesthetic-induced developmental neurotoxicity (AIDN). Karakteristik dari AIDN adalah Apoptosis yang patologis, menghambat neurogenesis, perubahan pengembangan dendrit, perkembangan sel Glial yang tidak sempurna. Semua itu dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif.

 

Key word : Ketamin, Neurotoxicity,  

 

ABSTRACK

Ketamine is a "rapid acting non barbiturate general anesthethic" including the fenyl cyclohexylamine group. Ketamine has a powerful analgesic effect but its hypnotic effect is lacking. Ketamine acts as a noncompetitive antagonist on NMDA (N-methyl-D-asparatate) receptors. The NMDA receptor is an ion channel receptor (for Na +, Ca2 + and K + ions) and is a lipophilic drug and is distributed rapidly into vascular-rich organs, including the brain, liver, and kidneys. Most of the anesthetic and sedative drugs are γ-aminobutyric acid receptor agonists (GABAs), N-methyl-D-aspartate (NMDA) glutamate receptor antagonists, or a combination of both In general anesthesia and sedation may be performed by intravenous inhalation or intravenous medications . Both GABA agonists and NMDA antagonists cause anestheticinduced developmental neurotoxicity (AIDN). Characteristics of AIDN are pathological apoptosis, inhibition of neurogenesis, changes in dendritic development, development of imperfect glial cells. All of it can cause decreased cognitive function

 

Kata Kunci : Ketamin, Neurotoxicity.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail: inj@unsyiah.ac.id

  
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.